Jumat, 04 September 2009

Miss Waria Tercantik Asal Thailand

jawara miss waria yang paling beken saat ini, Nong Poy,. hayo cantikan mana sama bini sampean?? hehehe





SUMBER : KASKUS.US



Rabu, 02 September 2009

Akan Digelar di Nusa Dua: "Fashion Tendance 10"

Sebuah acara menarik bakal segera diselenggarakan oleh Badan Pengurus Daerah Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (BPD APPMI) cabang Bali, yakni “Fashion Tendance 10”. Rencananya, acara yang mengetengahkan tren fesyen 2010 dengan tema “Legacy for the Future” tersebut akan digelar di Laguna Resort & Spa Nusa Dua pada Sabtu, 3 Oktober 2009. Menurut Eny Ming, ketua panitia penyelenggara acara ini, yang istimewa pada acara yang digelar bersama Bali Creative Community ini adalah tampilnya sepuluh perancang mode yang akan berkolabrasi dengan sepuluh perupa, arsitek, perancang desain grafis, perancang desain produk serta perancang desain komunikasi visual.

“Kolaborasi ini merupakan upaya untuk mencapai puncak kreativitas berkarya dan menggali kemungkinan- kemungkinan baru. Setiap pasangan yang tampil mengeksplorasi kekayaan masa lalu sebagai titian ke masa depan yang gemilang,” ucap Eny.

Adapun ke –sepuluh pasangan kolaborasi terdiri adalah Agnes Carolina (Perancang Busana) dan Veny Lydiawati (Desainer Produk) menampilkan “Day Dreamer”, Ali Charisma (Perancang Busana) dan Made Kebath (Pelukis) menampilkan "Lost in Paradise", Angeliqa Wu (Perancang Busana) dan Heri De Jong (Desainer Aksesoris) menampilkan “Nozomi”, Dewi Suarjani (Perancang Busana) dan Ayip (Desainer Visual/Graphis) menampilkan “Miss Centhini”, Dwi Iskandar (Perancang Busana) dan Eko Prabowo (Desainer Produk/Graphis) menampilkan “Dinner with Dwi Iskandar & Eko Prabowo”, Eny Ming (Perancang Busana) dan Vicky Trinita (Interior-Arsitek) menampilkan “Container of Hope”, Monica Weber (Perancang Busana) dan Muji Ananta (Perancang Busana/Graphis) menampilkan “Atlantis”, Oka Diputra (Perancang Busana) dan Putu Edy Semara (Arsitek), Putu Aliki (Perancang Busana) dan Yoka Sara (Arsitek) menampilkan “CoincĂ© entre Deux (Stuck in Between)”, Tude Togog (Perancang Busana) dan Iwan Sastrawan (Arsitek) menampilkan “Mayadenawa Moment Space”.

Ali Charisma selaku Ketua BPD APPMI Bali mengharapkan “Fashion Tendance 10” ini menjadi tonggak pencapaian kreatifitas untuk memaknai Tahun Indonesia Kreatif 2009.

“Juga sebagai bentuk sensitivitas dalam menggali dan menghadirkan Trend Fesyen 2010. Ujung-ujungnya, semua ini akan membangun pencitraan positif bagi Bali dan Indonesia sebagai sebuah kantong kreativitas dunia,” tandasnya.

Selasa, 01 September 2009

Perjalanan ke Bali Timur dari Sisi Selatan

Hampir seluruh lekuk pantai dan desa di pulau Bali menarik untuk dikunjungi, termasuk yang terdapat di bagian timur pulau ini. Di wilayah yang termasuk dalam kabupaten Karangasem itu terdapat antara lain obyek wisata Tengangan, Candidasa, Taman Tirta Gangga, Istana Ujung, Pantai Tulamben, pantai Amed, dan banyak lagi. Berikut ini adalah gambaran rute, jarak dan waktu tempuh dari Kuta menuju pantai Amed atau Tulamben, dua pantai yang terkenal dengan pemandangan bawah lautnya.

Perjalanan ini ditempuh dengan mobil dalam kecepatan sedang (rata-rata 60 km per jam) melalui jalan bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Jika kamu berangkat dari Kuta, melalui jalan bypass Simpang Siur, kamu memerlukan waktu 30 menit untuk tiba di pintu jalan bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, kamu akan tiba
di perempatan Pantai Lebih. Jika ingin mampir di pantai ini untuk sarapan, kamu tinggal belok kanan sekitar 25 meter ke arah pantai. Di sana kamu bisa menyantap menu sea food sambil menikmati pemandangan pantai.

Dari pantai lebih, terus melaju ke arah timur, dalam waktu kurang lebih 15 menit kamu akan tiba di Pura Goa Lawah. Kamu bisa singgah di sana sejenak untuk melihat-lihat keunikan pura yang berada di depan goa besar yang dipenuhi dengan ribuan kelelawar. Di depan pura kamu bisa membeli beberapa souvenir dengan harga yang tak terlalu mahal. Tapi ingat, adakan tawar menawar sebelum menyepakati harganya.

Dari Pura Goa Lawah, perjalanan dilanjutkan lagi. Dalam 10 menit kamu akan tiba di pertigaan (traffic light) Pelabuhan Padang Bai. Jika ingin mampir, silakan. Sekadar informasi, pemandangan di sana cukup menarik. Namun nuansa pelabuhannya yang lebih kental terasa. Beberapa kilo meter dari pertigaan tersebut terdapat obyek wisata menyelam. Namanya Bloo Lagoon. Kalau kamu masuk ke sana, bisa jadi perjalananmu hari itu terhenti di sana. soalnya, pantai di sana punya daya tarik untuk melakukan snorkeling. Alamdan ikan-ikan hias di perairan tersebut indah dan beragam.

Katakanlah kalian lanjut, dalam 14 menit kamu akan tiba di pertigaan Manggis. Cirinya ada tugu berbentuk buah manggis di pertigaan tersebut. Ikuti saja jalan utama, lima menit kemudian kamu akan tiba di pertigaan Tenganan. Tenganan adalah sebuah desa kuno di Bali. Orang menamakannya desa Bali Aga. Kalau kamu mau berkunjung ke desa tersebut, berbeloklah ke kiri sekitar satu kilometer. Jalan yang kalian lalui akan berujung pada jalan buntu persis di depan gerbang desa tua tersebut. parkirkan mobilmu di dekat situ dan masuklah dengan berjalan kaki.

Dari Tenganan, perjalanan berlanjut. Dalam waktu sekitar 32 menit kalian akan tiba di pertigaan pantai Amed. Kalau kamu memilih Pantai Amed, kamu tinggal berbelok ke kanan sekitar 13 kilometer. Kalau kamu memilih pantai Tulamben, kamu harus melanjutkan perjalanan sekitar 14 kilometer lagi yang dapat kalian tempuh dalam waktu hanya 14 menit saja. Dalam perjalan ke sana, kamu akan melewati jalan-jalan berkelok dengan pemandangan alam yang indah.