Sabtu, 18 September 2010

Pembuatan Garam Secara Tradisional di Bali

Oleh: Maria Ekaristi & Agung Bawantara

Garam adalah bumbu pelengkap untuk membuat berbagai jenis masakan menjadi lezat. Hampir seluruh jenis makanan khas Bali tak lepas dari garam. Di Bali, garam diproduksi secara tradisional di ladang-ladang garam yang terhampar di bibir-bibir pantai.

Secara tradisional, proses pembuatan garam di Bali sangat sederhana. Mula-mula petani garam menyiramkan air laut ke lading garam. Ladang garam adalah petak-petak yang dibuat di hamparan pasir di tepi pantai. Penyiraman air laut itu dilakukan pada pagi hari. Setelah terpanggang cahaya matahari sejak pagi hingga sore, pasir yang bercampur air laut itu akan membentuk gumpalan-gumpalan. Oleh petani garam, gumpalan pasir tersebut dikumpulkan lalu diletakkan pada bak yang tinggi, kemudian disiram lagi dengan air laut. Rembesan airnya ditampung dalam sebuah wadah, lalu disiramkan kembali ke dalam bak tadi.

Tampungan air rembesan yang kedua ditempatkan pada talang-talang yang terbuat dari pohon kelapa, aren atau pohon besar lainnya. Setelah beberapa lama, air itu akan mengristal menjadi garam. Garam tersebut lalu diambil dan ditiriskan dan siap untuk dijual. Pada cuaca baik, seluruh proses tersebut berlangsung selama lima hingga tujuh hari. Harga satu kilogram garam adalah Rp2 ribu.

Kini, dari jutaan penduduk Bali, hanya beberapa orang saja yang masih menjalani profesi petani garam. Ketimpangan antara kebutuhan hidup dan penghasilan membuat para petani garam beralih profesi…

Ladang-ladang garam di Bali pun menyusut jumlahnya. Kini, yang tersisa antara lain di pantai Amed, Tianyar (Karangasem), Pesinggahan (Klungkung), dan Suwung (Denpasar).

Foto-foto dalam tulisan ini adalah hasil jepreten I Made Widnyana Sudibia di ladang garam Tianyar.



Prospek Usaha Sampingan Bisnis Karyawan

Prospek usaha sampingan bisnis karyawan saat ini sangat cerah baik secara offline maupun online, sehingga mampu memberikan penghasilan tambahan yang bisa memperbaiki perekonomian rumah tangga bagi siapa saja yang serius menjalankan bisnis di rumah, dan juga siapa bilang jadi karyawan tidak bisa menggaji diri sendiri, banyak sudah bukti prospek usaha sampingan bisnis karyawan di dunia internet yang membuktikan banyak para pebisnis internet yang berasal dari kalangan karyawan atau pegawai.

Menjadi seorang karyawan bukanlah takdir, bukan juga nasib seseorang yang mendapatkan pekerjaan, walaupun penghasilan yang didapatkan terbilang cukup, cukup untuk satu bulan, cukup untuk bayar tagihan listrik, tagihan telepon, dan cukup untuk bertahan hidup, namun prospek usaha sampingan bisnis karyawan yang mungkin sekarang belum anda dapatkan, memanglah tidak semudah kita dapatkan.

Namun dengan kesabaran dan kegigihan yang anda lakukan untuk mendapatkan ide bisnis sampingan ataupun mengerjakan satu atau beberapa bisnis di rumah seperti berjualan pulsa elektrik atau menggelar warung makanan ataupun jajanan sehat di rumah, sudah merupakan solusi untuk bisa anda kembangkan menjadi prospek usaha sampingan bisnis karyawan yang kalau anda serius bisa menjadi bisnis yang lumayan.

Idealnya sih, kalau kita pegawai yang memiliki penghasilan gaji yang lumayan, ga perlu tuh untuk bersibuk-sibuk ria mencari peluang prospek usaha sampingan bisnis karyawan, karena gaji sudah gede, tapi bagaimana kalau pegawai yang gaji-nya pas-pasan?.

Yang penting adalah jangan malu-malu dalam melakukan sebuah usaha, toh kita melakukan sebuah usaha yang halal, lha wong usaha yang haram aja, banyak yang melakukan secara terang-terangan..:), maksud saya adalah jika kita mencari sebuah prospek usaha sampingan bisnis karyawan dan sudah memiliki sebuah bisnis dan sudah berjalan, jangan tanggung-tanggung untuk melakukannya, karena kalau kita serius mengerjakan sebuah bisnis, maka hasilnya pun ikut serius pula.

Semoga bermanfaat.

Jumat, 17 September 2010

Mengapa Tidak Memulai Bisnis Dari Rumah

Sekarang ini sudah mulai marak bisnis rumahan, seiring berkembangnya teknologi internet. Sebenarnya, ada banyak keuntungan melakukan bisnis dari rumah. Pertama, pekerjaan bisa Anda lakukan dari rumah. Ini juga akan memotong biaya yang cukup signifikan, karena tidak memerlukan uang untuk sewa kantor, tidak ada staf tambahan, tidak ada petugas kebersihan, dan tidak ada hukuman.

Berbisnis dari rumah, menjadikan kita bisa menentukan sendiri jam kerja kita. Kita tidak perlu mandi pagi, berbusana rapi, macet di jalan, dan sebagainya.

Tidak ada yang akan marah jika kita berlaku sesuka hati. Anda bisa fleksibel tanpa harus meminta persetujuan orang lain dalam menjalankan bisnis Anda.

Kita bisa melakukan apa saja untuk bisnis dari rumah yang kita jalankan, karena kita adalah bos untuk diri kita sendiri. Tidak ada paksaan, perintah, dari orang lain. Namun, jika Anda ingin sukses, maka Anda harus senantiasa dalam kondisi termotivasi, disiplin, pandai dalam manajemen waktu dan penjadwalan.

Untuk mengatasi masalah motivasi ber-bisnis dari rumah, berikut beberapa saran yang bisa Anda jalankan :

1. Simpan gambar besar di ruang depan. Ini adalah motivator Anda untuk terus maju mewujudkan impian Anda yang berwujud gambar besar yang Anda pasang. Jika Anda ingin pergi haji, pasanglah gambar ka'bah di ruang tamu Anda. Lalu, paculah diri Anda untuk meraih gambar besar itu dalam kerja Anda.

2. Perkuat visi Anda. Visi Anda adalah apa yang memotivasi Anda untuk meraih gambar besar. Selalu perbaiki visi hidup Anda. Seperti apa hidup yang Anda inginkan. Inilah yang akan membuat Anda tetap focus menjalankan bisnis dari rumah.

3. Berpikir positif. Saat ini, cobalah untuk selalu berpikir keuntungan dari bisnis Anda. Daftar semua hal-hal yang positif tentang apa yang anda lakukan. Tetap jaga pikiran positif Anda sepanjang hari.

4. Mengontrol pikiran. Bila Anda mengizinkan pikiran Anda untuk fokus pada masalah dan terus berdiam diri, maka Anda kehilangan motivasi untuk berbisnis dari rumah. Pikiran Anda tetaplah berfokus pada produktivitas - pada jawaban, bukan masalah.

5. Menemukan kreativitas. Temukan sendiri rumus kreatif. Kreativitas terinspirasi dengan berbagai cara. Luangkan waktu untuk memikirkan hal-hal atau pada saat di mana Anda memiliki sifat kreatif. Anda bisa mengamati lingkungan Anda, dengan melibatkan orang atau diri sendiri. Cobalah untuk mendengarkan, terlibat aktif, berbicara, dsb. Jika Anda sudah menemukan rumus kreatif, maka Anda dapat menyerap ini kapanpun Anda membutuhkan inspirasi.

6. Menang adalah segalanya! Buatlah kemenangan kecil sepanjang jalan menuju sukses dalam berbisnis dari rumah. Tetapkan tujua yang lebih kecil, raih tujuan, beri penghargaan untuk diri sendiri, dan luangkan waktu untuk mengevalusi keberhasilan Anda, dan rayakan kemenangan Anda.

7. Tertawa. Belajar tertawa pada diri sendiri dan melihat masalah Anda sebagai hal remeh. Belajar tertawa hanya untuk kesenangan. Lebih penting adalah menemukan hal yang bisa membuat kita tertawa dan menginduksi diri kita dengan humor.

Kesimpulannya, motivasi terbaik berasal dari dalam diri. Bila Anda menggunakan strategi internal, maka Anda akan menemukan diri Anda dan berjuang lebih sedikit dengan berkurangnya motivasi. Okay, selamat menjalankan bisnis dari rumah, tetap termotivasi, dan raih sukses Anda.

Sumber : http://www.anneahira.com/karir/bisnis-dari-rumah.htm

Kamis, 16 September 2010

6 Ribu Koleksi Album Lagu Lawas Milik Gus Campur

Oleh: Maria Ekaristi

Ini memang bukan obyek wisata. Tapi rumah di Jalan Imam Bonjol nomor 16A Denpasar ini menarik untuk anda singgahi. Terutama jika anda pengamat, kolektor atau penggemar berat musik. Soalnya, di salah satu ruangan rumah asri ini tersimpan 6 ribu koleksi kaset, LD, CD, VCD dan DVD dari musisi-musisi lawas kelas dunia seperti Pink Floyd, Deep Purple, Queen, Beatles, Jimmy Barnes, KISS, Joe Satriani, Joe Cockers, Johnny Winter, Van Hallen, Steve Vai, Dakota, Jeff Beck, Rainbow, Led Zeppelin, dan lainnya.

Koleksi lagu-lagu lawas milik Ida Bagus Udayana ini tergolong sangat lengkap. Maklum, semua koleksi tersebut ia kumpulkan satu demi satu sejak tahun 1976! Hingga kini Gus Campur, begitu Udayana akrab disapa, masih terus berburu CD, DVD grup-grup kawakan. Ia tak memilih genre musiknya. Entah Rock, Rock N Roll, Art Rock, Hard Rock, Blues, Country atau Golden Memories, semua ia buru dan kumpulkan. Untuk melengkapi pengetahuan dan kenangan mengenai grup atau penyanyi tersebut, Gus Campur juga mengoleksi poster-poster mereka.

Kini, sembari berolahraga setiap hari, lelaki kelahiran 18 Desember 1961 tersebut selalu memutar satu-persatu koleksinya. Bila anda kolektor, pengamat music atau penggemar musik lawas dan ingin berkenalan dengan Gus Campur, silahkan kontak ke telepon nomor (0361) 488995. Saya yakin, salah satu lagu favorit anda pasti terselip di antara koleksi Gus Campur itu.

Apa Dan Mengapa Kita Harus Menjadi BLogger Yang Bahagia

Menjadi BLogger yang bahagia adalah sebuah tujuan sakral yang mungkin hanya didapat apabila kita mampu menggabungkan makna blogging sesungguhnya dengan tujuan akhir dari ngeblog itu sendiri. Menjadi blogger yang bahagia tidak musti harus dikelilingi oleh pendapatan maksimal, ataupun menjalankan bisnis di rumah yang mapan, terkadang saya pun masih mencari jati diri sendiri ketika tangan-tangan ini mulai menari diatas tuts keyboard dalam merangkai paragraf, sebenarnya apa sih tujuan-ku ngeblog?

Bagi yang masih bingung kenapa kita ngeblog, apakah kita nantinya bakal menjadi blogger yang bahagia atau tidak, itu urusan belakangan yang penting saat ini adalah kita mau menggunakan segala kemampuan dan daya fikiran kita secara positif untuk terus berkarya, menghasilkan tulisan-tulisan yang bermanfaat bagi orang banyak.

Ketika kita memiliki kemampuan untuk menulis, walau sejelek apapun tulisan kita, sependek apapun ide-ide kita, kalau memang kita pengen menjadi blogger yang bahagia, maka sekaranglah saatnya kita bangkit dan mulai belajar menulis dan menuangkan ide kita di dalam blog kita.

Saat ini saya memang masih mengumpulkan beberapa fakta dan bukti, tentang apa saja penghambat atau penghalang untuk mengggiatkan kembali kelesuan akan ngeblog, juga faktor-faktor apa saja yang bisa menggairahkan kembali atau memotivasi diri sendiri untuk bisa ngeblog secara sehat dan bergairah.

Kalau rekan-rekan tertarik untuk mendapatkan gairah atau semangat ngeblog kembali, teman bisa mengunjungi situs mas Doyok yang sedang mengadakan kontes SEO dengan topik menjadi blogger yang bahagia, karena terus terang membaca hadiahnya pasti bisa membuat teman bisa semangat ngeblog kembali, hehe...

Semoga bermanfaat.

Rabu, 15 September 2010

Menjadi Blogger Yang Bahagia

Menjadi blogger yang bahagia adalah impian setiap para penulis online, yang menggunakan blog sebagai media untuk menulis ide-ide kreatif maupun inspirasi bagi orang yang membacanya. Menjadi blogger yang bahagia memang sangat mudah untuk direalisasikan, asal tidak melulu uang yang kita harapkan dalam menjalani profesi sebagai blogger. Karena pada dasarnya uang adalah bukan segalanya dalam menjalani profesi tulis menulis ini

Memang blogger adalah sebuah profesi yang kalau boleh dibilang susah-susah gampang, artinya begitu kita mendapatkan sebuah perkembangan atau kemajuan yang pesat dalam blog kita, maka kita akan gampang sekali untuk membangkitkan semangat untuk menulis lagi dan lagi.

Akan tetapi adakalanya kalau kita menghadapi sebuah situasi sulit, misalnya saja blog kita di"gebuk" oleh search engine, ataupun ranking kita turun dan lain sebagainya, kita pastinya akan merasakan bahwa memang menjadi blogger yang bahagia sangat sulit untuk diwujudkan.

Namun apapun tantangan dan resikonya, sebagai seorang yang menginginkan perasaan dimana ia ingin menjadi blogger yang bahagia, maka pastilah seberapa besar tantangan dan resiko yang ia hadapi pastinya dia akan hadapi.

Ibarat sebuah sampan kecil yang mengarungi samudra luas serta memiliki ombak yang besar, pastinya semua orang bakal tahu apa yang terjadi dengan sampan tadi, ia bakal rusak diterjang ombak badai yang datang mendera, namun kalau sampan tadi dikemudikan seorang pelaut yang tangguh dan mengerti seluk beluk tantangan sebagai seorang blogger yang sedang mengarungi lautan internet yang begitu luas, pastinya impian menjadi blogger yang bahagia akan tercapai.

Lewat posting kali ini, ijinkan saya untuk kembali mengingatkan rekan-rekan blogger agar untuk terus berkarya dan berkarya lagi, jangan patah semangat atau mundur sebelum berperang, bangkitkanlah semangat menulis anda lewat tulisan yang bermanfaat di blog kita masing-masing, karena yakinlah jika memang anda ingin menjadi blogger yang bahagia, pasti akan anda merasakan dalam perjalanan menuju kesuksesan anda.

Kisah Anak Amerika Yang Masuk Islam

Kisah spiritual anak amerika yang memeluk islam hanya karena dia baca mengenai buku Islam, setelah sebelumnya orang tuanya memberinya semua buku semua agama yang ada di dunia, Orang tua mutusin agar anaknya sendiri yang memilih agamanya.

Rasulullah saw bersabda: ”Setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, atau Nasrani, atau Majusi.” (HR. Bukhari)


Kisah bocah Amerika ini tidak lain adalah sebuah bukti yang membenarkan hadits tersebut di atas.

Alexander Pertz dilahirkan dari kedua orang tua Nasrani pada tahun 1990 M. Sejak awal ibunya telah memutuskan untuk membiarkannya memilih agamanya jauh dari pengaruh keluarga atau masyarakat. Begitu dia bisa membaca dan menulis maka ibunya menghadirkan untuknya buku-buku agama dari seluruh agama, baik agama langit atau agama bumi. Setelah membaca dengan mendalam, Alexander memutuskan untuk menjadi seorang muslim. Padahal ia tak pernah bertemu muslim seorangpun.

Dia sangat cinta dengan agama ini sampai pada tingkatan dia mempelajari sholat, dan mengerti banyak hukum-hukum syar’i, membaca sejarah Islam, mempelajari banyak kalimat bahasa Arab, menghafal sebagian surat, dan belajar adzan.

Semua itu tanpa bertemu dengan seorang muslimpun. Berdasarkan bacaan-bacaan tersebut dia memutuskan untuk mengganti namanya yaitu Muhammad ’Abdullah, dengan tujuan agar mendapatkan keberkahan Rasulullah saw yang dia cintai sejak masih kecil.

Salah seorang wartawan muslim menemuinya dan bertanya pada bocah tersebut. Namun, sebelum wartawan tersebut bertanya kepadanya, bocah tersebut bertanya kepada wartawan itu, ”Apakah engkau seorang yang hafal Al Quran ?”

Wartawan itu berkata: ”Tidak”. Namun sang wartawan dapat merasakan kekecewaan anak itu atas jawabannya.

Bocah itu kembali berkata , ”Akan tetapi engkau adalah seorang muslim, dan mengerti bahasa Arab, bukankah demikian ?”. Dia menghujani wartawan itu dengan banyak pertanyaan. ”Apakah engkau telah menunaikan ibadah haji ? Apakah engkau telah menunaikan ’umrah ? Bagaimana engkau bisa mendapatkan pakaian ihram ? Apakah pakaian ihram tersebut mahal ? Apakah mungkin aku membelinya di sini, ataukah mereka hanya menjualnya di Arab Saudi saja ? Kesulitan apa sajakah yang engkau alami, dengan keberadaanmu sebagai seorang muslim di komunitas yang bukan Islami ?”

Setelah wartawan itu menjawab sebisanya, anak itu kembali berbicara dan menceritakan tentang beberapa hal berkenaan dengan kawan-kawannya, atau gurunya, sesuatu yang berkenaan dengan makan atau minumnya, peci putih yang dikenakannya, ghutrah (surban) yang dia lingkarkan di kepalanya dengan model Yaman, atau berdirinya di kebun umum untuk mengumandangkan adzan sebelum dia sholat. Kemudian ia berkata dengan penuh penyesalan, ”Terkadang aku kehilangan sebagian sholat karena ketidaktahuanku tentang waktu-waktu sholat.”

Kemudian wartawan itu bertanya pada sang bocah, ”Apa yang membuatmu tertarik pada Islam ? Mengapa engkau memilih Islam, tidak yang lain saja ?” Dia diam sesaat kemudian menjawab.

Bocah itu diam sesaat dan kemudian menjawab, ”Aku tidak tahu, segala yang aku ketahui adalah dari yang aku baca tentangnya, dan setiap kali aku menambah bacaanku, maka semakin banyak kecintaanku”.

Wartawab bertanya kembali, ”Apakah engkau telah puasa Ramadhan ?”

Muhammad tersenyum sambil menjawab, ”Ya, aku telah puasa Ramadhan yang lalu secara sempurna. Alhamdulillah, dan itu adalah pertama kalinya aku berpuasa di dalamnya. Dulunya sulit, terlebih pada hari-hari pertama”. Kemudian dia meneruskan : ”Ayahku telah menakutiku bahwa aku tidak akan mampu berpuasa, akan tetapi aku berpuasa dan tidak mempercayai hal tersebut”.

”Apakah cita-citamu ?” tanya wartawan

Dengan cepat Muhammad menjawab, ”Aku memiliki banyak cita-cita. Aku berkeinginan untuk pergi ke Makkah dan mencium Hajar Aswad”.

”Sungguh aku perhatikan bahwa keinginanmu untuk menunaikan ibadah haji adalah sangat besar. Adakah penyebab hal tersebut ?” tanya wartawan lagi.

Ibu Muhamad untuk pertama kalinya ikut angkat bicara, dia berkata : ”Sesungguhnya gambar Ka’bah telah memenuhi kamarnya, sebagian manusia menyangka bahwa apa yang dia lewati pada saat sekarang hanyalah semacam khayalan, semacam angan yang akan berhenti pada suatu hari. Akan tetapi mereka tidak mengetahui bahwa dia tidak hanya sekedar serius, melainkan mengimaninya dengan sangat dalam sampai pada tingkatan yang tidak bisa dirasakan oleh orang lain”.

Tampaklah senyuman di wajah Muhammad ’Abdullah, dia melihat ibunya membelanya. Kemudian dia memberikan keterangan kepada ibunya tentang thawaf di sekitar Ka’bah, dan bagaimanakah haji sebagai sebuah lambang persamaan antar sesama manusia sebagaimana Tuhan telah menciptakan mereka tanpa memandang perbedaan warna kulit, bangsa, kaya, atau miskin.

Kemudian Muhammad meneruskan, ”Sesungguhnya aku berusaha mengumpulkan sisa dari uang sakuku setiap minggunya agar aku bisa pergi ke Makkah Al-Mukarramah pada suatu hari. Aku telah mendengar bahwa perjalanan ke sana membutuhkan biaya 4 ribu dollar, dan sekarang aku mempunyai 300 dollar.”

Ibunya menimpalinya seraya berkata untuk berusaha menghilangkan kesan keteledorannya, ”Aku sama sekali tidak keberatan dan menghalanginya pergi ke Makkah, akan tetapi kami tidak memiliki cukup uang untuk mengirimnya dalam waktu dekat ini.”

”Apakah cita-citamu yang lain ?” tanya wartawan.

“Aku bercita-cita agar Palestina kembali ke tangan kaum muslimin. Ini adalah bumi mereka yang dicuri oleh orang-orang Israel (Yahudi) dari mereka.” jawab Muhammad

Ibunya melihat kepadanya dengan penuh keheranan. Maka diapun memberikan isyarat bahwa sebelumnya telah terjadi perdebatan antara dia dengan ibunya sekitar tema ini.

Muhammad berkata, ”Ibu, engkau belum membaca sejarah, bacalah sejarah, sungguh benar-benar telah terjadi perampasan terhadap Palestina.”

”Apakah engkau mempunyai cita-cita lain ?” tanya wartawan lagi.

Muhammad menjawab, “Cita-citaku adalah aku ingin belajar bahasa Arab, dan menghafal Al Quran.”

“Apakah engkau berkeinginan belajar di negeri Islam ?” tanya wartawan

Maka dia menjawab dengan meyakinkan : “Tentu”

”Apakah engkau mendapati kesulitan dalam masalah makanan ? Bagaimana engkau menghindari daging babi ?”

Muhammad menjawab, ”Babi adalah hewan yang sangat kotor dan menjijikkan. Aku sangat heran, bagaimanakah mereka memakan dagingnya. Keluargaku mengetahui bahwa aku tidak memakan daging babi, oleh karena itu mereka tidak menghidangkannya untukku. Dan jika kami pergi ke restoran, maka aku kabarkan kepada mereka bahwa aku tidak memakan daging babi.”

”Apakah engkau sholat di sekolahan ?”

”Ya, aku telah membuat sebuah tempat rahasia di perpustakaan yang aku shalat di sana setiap hari” jawab Muhammad

Kemudian datanglah waktu shalat maghrib di tengah wawancara. Bocah itu langsung berkata kepada wartawan,”Apakah engkau mengijinkanku untuk mengumandangkan adzan ?”

Kemudian dia berdiri dan mengumandangkan adzan. Dan tanpa terasa, air mata mengalir di kedua mata sang wartawan ketika melihat dan mendengarkan bocah itu menyuarakan adzan.

Subhanallah

Libur Lebaran Telah Usai, Kembali Bekerja....

Libur panjang lebaran memang menyenangkan, sampai saya-pun terlena meninggalkan blog kesayangan ini hampir 5 hari lebih lamanya. Oh ya.. sebelumnya saya ingin mengucapkan (walau agak terlambat) "Selamat idul fitri 1431H, Minal Aidin wal Faidzin , mohon maaf lahir bathin", Apabila banyak tulisan-tulisan saya di blog ini yang kurang berkenan di hati para pembaca , saya mohon dibukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya. Mudah-mudahan di bulan Syawal yang penuh berkah ini, kita bisa memulai lembaran awal kita dalam menempuh hidup baru 11 bulan kedepan, setelah sebulan lamanya kita menahan nafsu dan memperdalam keimanan kita ditempa oleh bulan Ramadhan yang begitu cepat meninggalkan kita.

Banyak cerita-cerita menarik yang kita dengar dalam liburan lebaran yang panjang kali ini, salah satunya kebahagiaan yang didapat oleh para "pemudik" yang pulang ke kampung halamannya masing-masing. Sayapun tidak lupa mengucapkan turut berduka cita kepada para korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan yang mereka alami ketika mudik ke kampung halamannya, semoga arwah mereka diterima di sisi-Nya, amin..

Memang sudah tradisi yang kuat, setiap menjelang lebaran banyak orang yang pulang kampung untuk merayakan bersama sanak saudaranya, kecuali penulis Blog Bisnis Internet yang sudah lama merindukan untuk bisa pulkam ke kampung halaman orang tua, karena orang tuanya sendiri ada disini, lho? gimana sih, terus pulkam kemana donk?, ada sih kampung halaman kakek saya di daerah ciamis, tepatnya di desa kawunglarang.

Terakhir saya bisa menikmati segarnya udara pedesaan 15 tahun yang lalu. Wah lama sekali yah, saya pun sangat rindu oleh dinginnya sore menjelang malam, kabut yang mulai turun dari bukit sebelah belakang rumah kakek saya turun dengan perlahan-lahan sampai menjelang malam tiba. Bunyi "Tonggerek" yang memekakkan telinga sore itu sangat kencang sekali, sampai tiba waktunya digantikan oleh bunyi kodok dari empang sebelah bawah rumah kakek saya yang berlomba-lomba dengan alunan jangkrik.

Mungkin sedikit gambaran diatas yang membuat para pemudik yang sedikit merasa tenang dari kepenatan mencari nafkah di Ibukota selama setahun. Berkumpul dengan sanak saudara mungkin jauh lebih nikmat dibandingkan dengan kenikmatana alam yang saya gambarkan diatas. Bersalam-salaman memohon maaf dan saling memaafkan pada hari suci, oh nikmatnya lebaran di kampung halaman.

Setelah selesai lebaran, tiba waktunya untuk kembali bekerja ke Ibukota dengan memikul segunung harapan mereka akan berkumpul kembali disini lebaran tahun depan, mungkin begitu kira-kira yang terbersit di fikiran sebagain atau bahkan semua pemudik yang akan kembali bekerja ke Ibukota.

Begitu meriahnya suasana lebaran, bukan hanya sebagai media sebagai alat untuk ber-sosialisasi dengan orang lain, Idul fitri juga memberikan nuansa yang lain dari pada yang lain yang hanya ditemukan hanya sekali dalam setahun, mudik contohnya.

kini genap 5 hari idul fitri telah berlalu dari kita, namun kita harus tetap menjaga kesucian fitri yang kita telah raih pada hari raya tersebut. Jangan kita kotori dengan peluh dosa yang tidak perlu kita lakukan, karena sesungguhnya apabila kita lakukan ibadah Ramadhan dengan iman da takwa kepada-Nya, kita seperti bayi yang baru lahir di hari Fitri tersebut, bukan begitu?, Amin.

Selamat ber-aktifitas kembali.....

Selasa, 14 September 2010

Menghindari Kejahatan Hipnotis di Tempat Wisata

Oleh : Agung Bawantara

Akhir-akhir ini banyak terjadi kejahatan dengan metode hipnotis. Di seluruh tanah air, telah ratusan korban kehilangan uang atau benda berharga lainnya setelah dihipnotis oleh seseorang. Karena kejahatan tak pernah menghiraukan tempat, apakah itu emperan jalan, warung, pusat bisnis, atau tempat wisata, ada baiknya anda mengetahui cara menghindari kejahatan hipnotis di bawah ini sebelum anda melancong.

Satu hal yang mula-mula harus anda yakini adalah bahwa kejahatan hipnotis ini menggunakan metode pengenadalian kesadaran yang dapat dihindari dengan menjaga kesadaran anda tetap di bawah kontrol anda sendiri. Kejahatan hipnotis tidak akan mempan pada orang yang menolaknya. Di bawah ini, beberapa tips lain menghindarkan diri dari kejahatan hipnotis.

• Waspadai orang yang baru anda kenal dan berusaha akrab dengan Anda. Hipnotis bekerja melalui proses persuasi dengan kata-kata yang melengahkan pikiran Anda. Jangan larut pada kalimat-kalimat yang diucapkannya. Katakan atau tanyakan kembali jika ada hal yang anda tidak tahu.

• Waspadai orang yang tak anda kenal dan menepuk anda, lalu bersikap sangat ramah bahkan sok kenal. Tepukan itu merupakan shock induction untuk seketika menyibukkan pikiran anda. Rasa kaget dan rasa sungkan anda dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan hipnotis untuk menjejali anda dengan omongan-omongan yang membingungkan.

Misalnya, dia bilang "Eh, Liburan di Bali Juga, ya? Si Susi gimana kabarnya sekarang, masih sering kontak-kontakan sama teman-teman, kan ?”

Susi itu nama umum. Anda mungkin punya teman bernama Susi. Maka pikiran anda akan langsung sibuk mengingat wajah teman anda itu dan berusaha mengingat hubungannya dengan orang yang menepuk dan menyapa anda itu. Jika tidak punya teman bernama Susi, pikiran anda akan lebih sibuk lagi karena mberusaha mengingat wajah teman yang bernama Susi dan berusaha mengingat orang ramah yang ada di depan anda, takut dikatakan sombong telah melupakan teman sendiri.

Saat demikian si penjahat akan menambahkan informasi lain yang membingungkan, misalnya dengan mengatakan: “Itu lho, yang ganjen banget itu?" Ketika kita tampak bingung, dia akan menambahkan lagi: “Eh, apa Susi, ya? Sebentar, aku malah sering pangling. Pokoknya, orangnya centil. Apa Lia, ya?”

Karena sibuk mengingat, pikiran anda menjadi lelah dan tak waspada. Pada saat itulah si penjahat mengucapkan kalimat-kalimat sugestif yang membuat anda patuh pada perintahnya.

Jadi, jangan sungkan untuk mengatakan tidak kenal kepada siapa pun. Toh, jika orang itu benar-benar teman lama yang anda lupakan, anda bisa minta maaf karena memang benar-benar lupa.

• Waspadai orang yang tiba-tiba membentak anda menuduh anda telah melakukan sesuatu yang membuatnya marah, seperti menabrak adik atau kerabatnya. Cara mengatasi hal ini adalah dengan apa yang Milton Erickson istilahkan dengan The Art of Misunderstanding. Begitu dia membentak: “Kamu menabrak adhiku?!”, jawab saja dengan menyebutkan apa yang anda lihat pertama kali. Misalnya melihat giginya tak teratur, anda katakan: “Dokter giginya tutup!”

Jika anda dikata-katai: "Dasar picek, nggak punya mata. Anjing!!!" Jawab saja, "Yang kau bilang itu kurang lengkap, kurang dua kata. Agar lengkap mestinya kaubilang, 'Dasar picek, nggak punya mata. Dasar anjing kurap!!!'" Maka semua sugesti yang akan dilancarkan akan langsung gugur.

• Hati-hati terhadap beberapa orang yang tiba-tiba mengerumuni anda tanpa suatu hal yang jelas, segera beranjak ke tempat yang ramai atau laporkan kepada petugas keamanan untuk menghindari kejahatan hipnotis yang dilakukan secara berkelompok.

• Waspadai orang yang tak anda kenal menawarkan barang berharga pada anda dengan harga miring dengan dalih perlu uang mendesak karena kena musibah atau kerabat sakit. Apalagi kemudian ada orang lain yang (seolah-olah) tak sengaja mendengar percakapan itu lalu membeli barang tersebut dengan penuh antusiasme.

• Waspadai orang yang tak anda kenal yang tiba-tiba menyapa anda dan mengatakan bahwa anda memiliki aura spiritual yang hebat. Jangan terlena. Tetap kontrol kesadaran bahwa anda adalah mahluk Tuhan yang mulia yang hanya takjub pada kebesaranNYA.

Demikianlah, jika anda camkan dan resapi, tips praktis di atas pasti berguna untuk menjauhkan anda dari penyalahgunaan hipnotis oleh orang-orang jahat.

Link tentang hipnotis yang perlu anda kunjungi:
Hati-hati pada Hipnosis, EFT, NLP

Atau, isi form di bawah ini untuk mendapatkan e-book gratis tentang hipnosis:
Nama:


e-mail:



Senin, 13 September 2010

Hari Ke-3 Libur Lebaran, Kawasan Wisata Masih Padat

Oleh: Maria Ekaristi & Agung Bawantara

Bagi wisatawan domestik, Bali rupanya merupakan salah satu tujuan yang pas untuk mengisi liburan Lebaran. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kunjungan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia cukup padat. Kunjungan tersebut terkonsentrasi di obyek-obyek wisata yang sudah terkenal seperti Kawasan Kuta-Legian-Seminyak, Pantai Lovina (Bali Utara), Bedugul, dan pusat-pusat perbelanjaan murah untuk oleh-oleh. Tumpleknya wisatawan tersebut membuat kemacetan yang cukup hebat di sejumlah ruas jalan di kawasan-kawasan tersebut.

Kawasan yang mengalami kemacetan paling parah hingga hari ke-tiga libur Lebaran ini adalah kawasan Pantai Kuta. Hampir seluruh jalan kawasan yang dikenal sebagai ikon penting pariwisata Bali ini dipadati kendaraan roda dua dan roda empat. Sebagian di antaranya adalah kendaraan pribadi berplat nomor luar Bali. Sebagian lagi kendaraan sewaan plus taksi dan angkutan umum. Hal ini diperparah oleh deretan kendaraan yang diparkir di sisi jalan.

Kemacetan juga terjadi di jalan raya Tohpati hingga Celuk. Kemacetan ini merupakan luberen dari menumpuknya jumlah kendaraan yang menuju Pasar seni Sukawati dan Pasar Seni Guang. Di ruas-ruas jalan tersebut ratusan kendaraan merambat pelan dengan kecepatan maksimal 15 kilometer/jam. Mendapat luberan dari Sukawati, ruas jalan Batuan-Celuk juga macat. Di jalur ini kemacatan diperparah oleh rusaknya aspal jalan oleh gerusan air hujan yang tak segera diatasi oleh pihak yang berkompeten.

Obyek wisata Bali Safari & Marine Park, Gianyar yang memiliki lahan parkir yang cukup luas pun tak mampu menampung jejalan kendaraan pengunjung. Ratusan kendaraan yang datang ke lokasi tersebut memeluber hingga ke jalan by pass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra.

Beberapa wisatawan yang dimintai tanggapannya tentang kondisi ini mengatakan tetap happy menikmati liburannya.

“Ini merupakan romantisme tersendiri dalam berlibur di musim padat kunjungan,” ujar Rudi, pelancong asal Malang, Jawa Timur, yang datang bersama keluarganya mengendarai mobil pribadi.

Namun ada juga yang merasa penat menghadapi kondisi itu.

“Waktu liburan kami habis di jalanan. Untung anak-anak nggak sampai rewel,” cetus Endang, pelancong asal Bandung, Jawa Barat, yang berlibur bersama keluarganya dengan mengendarai mobil sewaan.

Meski berbeda cara menanggapinya, tapi ada satu hal yang sama-sama diharapkan oleh para pelancong tersebut, yakni perbaikan sistem transportasi di Bali.

“Jika ada sarana transportasi alternatif yang lebih lancar dan nyaman, kami akan memilih menggunakan itu untuk menikmati Bali,” tandas Rudi sambil menyunggingkan senyumnya.

Mengenal Pusaka Kuliner Bali (2): Bumbu Khas Bali

Oleh: Agung Bawantara

Dalam pusaka kuliner Bali, ada tiga jenis bumbu khas yakni basa (‘a’ di akhir dibaca dengan ‘e’ seperti pada ‘fase’), sambel, dan jejaton. Basa biasanya terdiri dari bahan-bahan berupa bumbu pokok dan bumbu pelengkap. Bumbu pokok terdiri dari bawang merah dan putih, lengkuas, kunir, jahe, dan kencur. Sedangkan bumbu pelengkap adalah lombok, terasi, gamongan, bangle, janggar ulam (daun salam), jebugarum (pala), kemiri, dan gula.

Sambel (sambal) terdiri dari sambal pokok dan sambal pelengkap. Sambal pokok terdiri dari bawang merah dan putih, lada. Sedangkan sambal pelengkap adalah terasi, garam, kencur, dan (terkadang) gula.

Sedangkan bumbu yang disebut jejaton biasanya digunakan untuk memperkuat rasa agar lebih gurih. Bahan-bahan yang digunakan adalah asem, air limau (kadang daun limau yang dirajang), jangu, tabia bun (cabai rambat), sari sampar watu, sintok, maswi, batang cengkeh, dan beberapa jenis rempah lain.

Beberapa bumbu berikut adalah yang jenis-jenis yang kerap di temukan di masyarakat:
1. Basa Gede (bumbu lengkap) : lengkuas, jahe, kencur, kunir, bawang merah dan putih, lombok, kemiri, kelapa yang dagingnya dipanggang, merica, ketumbar, garam, jangu, pangi (keluek), terasi, sereh, (kadang juga) gula. Biasanya untuk bumbu sate;
2. Basa Kela: Sama seperti Basa Gede yang dimasukkan ke dalam santan kane yang direbus. Gunanya untuk bumbu serapah dan urab, ditambah sedikit bawang merah, jahe, dan terasi;
3. Basa Wangen: babakan (kulit pohon) kelor, maswi, jebugarum, batang cengkeh, lenga, jeruk purut, menyan, kemiri, merica, ketumbar, bawang putih, bawang merah, dan terasi. Gunanya untuk memberi rasa gurih;
4. Basa Enteban: kemiri, kencur, bawang putih, dan daging kelapa yang telah dipanggang. Bahan-bahan ini dirajang, diisi minyak kelapa, lalu dibungkus dengan daun pisang dan di-tambus (dimasukkan ke dalam abu panas). Gunanya untuk bumbu anyang dan kekomoh.
5. Basa Rajang: sama dengan Basa Gede, namun cara membuatnya berbeda. Bahan-bahan basa rajang dibuat dengan cara merajangnya. Gunanya untuk bumbu ares dan babi guling dengan ditambah secangkir arak bagi yang suka.


Mengenal Pusaka Kuliner (1) : Jenis Makanan Bali

Sumber:
- I Made Suandra, Dharma Caruban (Tuntunan Ngebat), Kayu Mas, 1988
- I Wayan Kardji, Makanan Khas Bali dalam Konteks Pesta Adat, Kiwa Tengen Dalam Budaya Bali halaman 124-160, Kayumas, 1992

Bisnis Di Rumah : Jangan Lupa Membuat Akun Paypal Verified

Bisnis di rumah sekali lagi membutuhkan alat pembayaran atau sebuah portal transaksi yang memungkinkan kita untuk membeli produk orang lain untuk kita jual lagi atau menerima pembayaran dari orang lain yang membeli produk kita. Komponen bisnis di rumah yang paling penting memang meng-isyaratkan sebuah akun seperti Paypal yang harus segera kita buat dan membuatnya menjadi verified agar kita bisa melakukan transaksi dengan siapa saja lewat jasa Paypal.

Setelah sekian lama, akhirnya saya memutuskan untuk membuat account di Paypal.Saya pikir membuat account di paypal sangatlah penting, apalagi buat anda yang ingin memulai bisnis rumahan dengan menggunakan internet, sebab dana yang masuk dari penyedia kontent iklan di luaran sana mereka akan men-transfer hasil jerih payah kita (uang : red) lewat Paypal. Setelah saya buka website Paypal, saya melihat ada tulisan kecil di ujung kanan atas " Bahasa Indonesia", wah ternyata Paypal juga support bahasa Indonesia juga.

Jika rekan-rekan blogger atau netter yang ingin sekali mendapatkan akun paypal, caranya sangat mudah sekali, dengan mengklik disini, maka anda akan dibawa ke akun paypal kemudian daftarkan diri anda, masukkan semua data-data anda.

Setelah anda membuat akun di Paypal, segeralah menjadikannya "verified", karena anda akan bisa bertransaksi jika akun anda menjadi verified, cara menjadikan akun paypal verified, bisa anda lakukan dengan cara membeli VCC atau Virtual Credit Card, caranya bisa anda baca lewat situs penjual VCC yang sudah terpercaya sejak dulu, silahkan anda membuka websitenya.

Nah kalau sudah verified anda bisa langsung membuka/membuat akun bank anda pada Paypal, caranya gampang kok, tinggal masukkan kode bank anda yang ada disini lalu masukkan kode bank dibawah ini :

Nama Bank Kode Bank
1 Permata Bank 013
2 Bank BCA 014
3 Bank Lippo 026
4 Bank Danamon 011
5 Bank Niaga 022
6 Bank BII 016
7 Bank BRI 002
8 Bank Panin 019
9 Bank Bukopin 441
10 Bank NISP 028
11 Bank Mega 426
12 Bank Buana Ind 023
13 Bank Syariah Mandiri 451
14 Bank Ekonomi 087
15 Bank Bumiputera 485
16 Bank Ina Perdana 513
17 Bank Kesawan 167
18 Bank Mayapada 097
19 Bank Mestika 151
20 Bank Nagari 118
21 Bank Nusantara Parahyangan 145
22 Bank Syariah Mega 506
23 Bank UIB 536
24 Bank ABN Amro 052
25 Bank Maspion 157
26 Bank Mandiri 008
27 Bank Sumsel 120
28 Bank Jatim 114
29 Bank Maluku 131
30 Bank Riau 119
31 Bank Commonwealth 950
32 Bank Muamalat 147
33 Bank DKI 111
34 Bank Jabar 110
35 Bank IFI 093
36 Bank Agro 494
37 Bank Artha Graha 037
38 Bank Artos Ind 542
39 Bank Arta Niaga Kencana 020
40 Bank Bumi Arta 076
41 Bank Eksekutif 558
42 Bank Haga 089
43 Bank Harda 567
44 Bank HS-1906 212
45 Bank Sumut 117
46 Bank Sulut 127
47 Bank Jasa Jakarta 427
48 Bank Lampung 121
49 Bank NTT 130
50 BPD Bali 129
51 BPD DIY 112
52 BPD Jambi 115
53 BPD Kalsel 122
54 BPD Kaltim 124
55 BPD NTB 128
56 BPD Sulsel 126
57 BPD Kalteng 125
58 BPD Aceh 116
59 BPD Papua 132

Perhatian:
Khusus untuk BANK BCA, kode cabang biasanya adalah empat angka pertama dari nomor rekening bank Anda. Contoh, umpama nomor account BCA anda 0123xxxxx, maka yang perlu diisi di formulir Paypal adalah 014 (kode bank bca) + 0123 (kode cabang bank bca); jadi -> 0140123.

Semoga bermanfaat.

Minggu, 12 September 2010

Bisnis Di Rumah : Yuk Kita Daftar Di Google Adsense

Bisnis di rumah bisa menjadi bisnis serius apabila kita mengelolanya dengan sungguh-sungguh, salah satu contoh adalah lewat Google adsense yang sudah tidak asing lagi buat para pebisnis online. Mendapatkan akun Google adsense untuk bisnis di rumah memang mudah, tapi sesungguhnya buat saya, membuat adsense pada awal-awal saya berkenalan dengan dunia blogging, sungguh terasa sulit sekali, melalui beberapa proses mulai dari coba-coba membuat blog bahasa indonesia, mengganti ke bahasa inggris, login ke account Google sampai mendapatkan kode script-nya.

buat para blogger pemula janganlah pantang menyerah, terus berlatih sampai akhirnya anda berhasil. Sebelumnya waktu pertama kali membuat blog, saya membuat dalam versi bahasa indonesia, tetapi ketika dimasukkan kode script ke dalam blog, yang tampil hanya PSA ( Public Service Ads ) yang tidak bisa menghasilkan apa-apa, kemudian coba-coba untuk membuat account di blogger.com dengan menggunakan username baru dengan format bahasa Inggris,

kemudian membuat beberapa posting dalam dalam bahasa Inggris, tidak lama kurang dari 2 jam sudah di approve oleh Google.com , wah seneng banget deh, langsung aja saya login ke google adsense, dan perlahan lahan melihat menu yang ada, ternyata menu adsense for content sudah terlihat, langsung bisa kita klik dengan settingan (channel) yang bisa kita sesuaikan dengan blog kita, terus sudah langsung bisa di tambahkan script adsense for content-nya, walhasil blog saya seperti gado-gado, dengan template inggris tapi ber-konten indonesia (hihihi, maksa banget ga' sih...., tapi cuek ajah lha wong masih belajar).

Nah buat para blogger pemula (termasuk saya) kalau blog anda ingin dimasukkan kode script dari Google adsense, saya sarankan coba untuk membuat account baru di blogger.com dengan user yang berbeda, dengan konsekuensi nya anda harus dapat me-manage blog anda dalam beberapa account yang beda (kalau anda mau), sehingga untuk berpindah ke blog lainnya (dalam blogger) anda harus memasukkan username yang berbeda-beda (agak merepotkan memang), atau dengan satu username anda bisa me-manage lebih dari 1 blog, Tetapi untuk mencoba mendapatkan kode script-nya dari Google , ga salah kalo dicoba , ya ga...

Saya yakin, ketika momen anda mendapatkan akun google adsense, anda akan selalu mengingatnya ketika bisnis di rumah anda mulai menghasilkan malah bisa-bisa mengalahkan pemasukan anda yang lain. kalau anda punya saran dan kritik , dengan senang hati bila menyempatkan meninggalkan komentar untuk saya.

Semoga bermanfaat.

Mengenal Pusaka Kuliner Bali (1): Jenis Makanan Bali

Oleh: Agung Bawantara

Pusaka kuliner Bali, menurut pemerhati kuliner tradisional Bali I Wayan Kardji, sering juga disebut dengan istilah "ebat". Nama ini diberikan untuk makanan yang dibuat untuk berbagai upacara. Berdasarkan jenis pengolahannya, ebat dapat digolongkan menjadi tiga, yakni olahan kering, olahan lembab dan olahan cair. Selain itu, ada juga olahan dengan cara mengolah daging hewan secara utuh seperti tutu, panggang dan guling.

Olahan Kering
Termasuk dalam olahan ini adalah berbagai jenis sate. Di bali ada banyak jenis sate. Masing-masing jenis menggunakan tusuk (katik) yang berbeda. Ada yang berbentuk pipih, runcing, bulat panjang berujung runcing, berbentuk balok kecil, dan runcing pipih. Di antara sate itu, yang popular di Bali antara lain sate lembat, sate empol, sate lelet, sate kablet, sate asem, sate serapah, sate pusut, dan sate orob.

Gegorengan juga termasuk dalam olahan kering. Jenis makanan ini biasanya menggunakan bahan daging, tulang, limpa, dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut dipotong-potong, diisi garam dan bumbu secukupnya, lalu digoreng.

Hampir sama dengan cara masak gegorengan, brengkes juga digoreng. Bedanya, brengkes menggunakan bumbu lebih banyak dan bahan bakunya lebih beragam. Ada brengkes sapi, brengkes babi, brengkes lele, dan brengkes lindung (belut). Bumbu yang digunakan biasanya basa genep yaitu aneka bumbu seperti bawang putih, bawang merah, kencur, kemiri, ketumbar, cabai, merica, jinten, jahe, bangle, terasi, jeruk limau, dan garam. Semua bumbu diaduk dengan bahan utama, lalu digoreng.

Jenis olahan kering lainnya adalah urutan, yakni sosis tradisional Bali. Bahan pokoknya adalah daging dan lemak (biasanya babi). Bahan-bahan ini dipotong-potong lalu dibumbui basa gede (bumbu lengkap) berupa bawang merah, jahe, lengkuas, kencur, ketumbar, terasi, cabai, kunir, dan beberapa jenis rempah lainnya. Bahan-bahan dimasukkan ke dalam usus (babi) yang masih muda ujungnya telah diikat dengan tali serabut kelapa. Ke setelah semua bahan masuk, ujung yang satunya diikat pula, lalu digoreng. Ada yang tak langsung menggorengnya, melainkan menjemurnya terlebih dahulu hingga kering.

Selain itu ada lempet dengan bahan otak dicampur daging, sering juga diimbuhi tulang muda. Setelah dibubuhi basa gede, lalu ditumbuk. Seusai hals, bahan itu dibungkus daun pisang menyerupai bantal, kemudian dipepes. Ada pula yang menggoreng bersama pembungkusnya sekaligus.

Lain lagi dengan gubah. Makanan ini dibuat dari kulit yang berisi lemak, dipotong sebesar kepalan tangan. Bahan tersebut diurap dengan menggunakan kelapa parut dan kunir yang sudah ditumbuk halus, diisi garam secukupnya, lalu digoreng setengah matang. Jika menggunakan daging, terlebih dahulu diiris tipis, dibumbui, lalu dijemur sampai kering.

Olahan Lembab
Jenis olahan lembab yang paling terkenal adalah lawar. Bahan pokok lawar adalah daging ayam, bebek, babi atau sapi mentah berkualitas baik, kelapa parut, sayuran, dan beberapa jenis daun. Daging dan bumbu dicincang sampai halus. Lalu cincangan daging dituangi air rebusan daun salam agar lemas. Sementara bumbu dicampur dengan rames yang terbuat dari rebusan kulit yang dirajang kecil-kecil dan memanjang. Bahan-bahan di atas kemudian diberi bumbu dan diaduk, lalu diberi air asam pelemas dan air limau.

Ada tiga jenis lawar yang ditemukan di masyarakat: lawar bima kroda (menonjolkan unsur pedas karena cabe), sangut dekah (pedas karena merica), dan rangda ngelur (asin).

Selain lawar, olahan lembab yang lain adalah Urab. Olahan ini terdiri dari tiga jenis yakni Urab Barak, Urab Putih dan Urab Gadang. Urab Barak terbuat dari bahan parutan kelapa, daging, kulit, usus, atau lemak yang telah dirajang kecil-kecil dan diberi bumbu, dibubuhi darah segar sehingga warnanya menjadi merah. Agar lebih enak, diberi perasan limau secukupnya. Urab Putih, terbuat dari bahan yang sama namun tidak menggunakan darah. Sedangkan Urab Gadang diracik dengan bahan yang sama namun parutan kelapa diganti dengan daun belimbing sehingga tampak hijau (gadang).

Olahan lembab lainnya, berupa Tum, Timbungan, Bebontot, Oret, dan Semuuk.

Tum terbuat dari daging dicampur tulang muda dan urat-urat yang ditumbuk sampai lumat lalu dicampur kelapa parut dan bumbu. Bahan ini dibungkus daun pisang membentuk segi tiga lalu direbus.

Timbungan terdiri dari dua jenis, yaitu timbungan biasa dan timbungan kesatryan. Keduanya menggunakan bahan daging dan tulang yang dipotong kecil-kecil. Hanya, pada timbungan kesatryan bahan itu ditambah lagi dengan potongan daging yang agak besar yang disebut dengan tektekan agal-agal. Bahan-bahan tersebut direbus bersama bumbu.

Bebontot terbuat dari daging dan lemak yang dipotong-potong dan diberi bumbu. Bahan-bahan beserta bumbunya dibungkus tapis (jaring dari pohon kelapa) dan dijemur sampai kering pada sebuah galah panjang. Setelah kering barulah digoreng.

Oret, adalah olahan berbahan telur yang telah diberi bumbu secukupnya, kemudian dimasukkan ke dalam usus muda (seperti membuat urutan) lalu dililitkan pada pelepah kelapa yang masih berisi daun dan dipanggang di atas bara api.

Semuuk, adalah olahan yang sama dengan oret, namun bahannya terbuat dari hati, paru-paru, jantung, dan limpa. Bahan-bahan tersebut mula-mula dicincang, direbus, lalu dicampur dengan darah dan bumbu lengkap. Proses selanjutnya, sama dengan pembuatan oret.

Olahan Cair
Masyarakat Bali hanya mengenal dua jenis olahan cair yakni kekomoh dan ares. Bahan kekomoh adalah hati, limpa, paru-paru, jantung, atau kulit yang masih dilekati lemak. Bahan ini direbus kemudian dirajang (ditektek) kecil-kecil, kemudian dimasukkan ke dalam asem (sisa asem yang dipergunakan untuk melemaskan bahan lawar) yang diberi bumbu secukupnya. Bumbunya terdiri dari bawang, lombok, dan garam secukupnya. Semuanya diaduk sehingga menghasilkan rasa yang diinginkan.

Sedangkan Ares, dibuat dari batang pohon pisang yang masih muda (biasanya pisang batu) yang diiris-iris dibubuhi garam, kemudian diperas. Bahan ini dimasukkan ke dalam air bekas rebusan daging dan diisi bumbu (basa rajang) secukupnya. Tulang-tulang dengan sisa daging dapat digunakan setelah dipotong-potong kecil. Agar lebih sedap, dimasukkan secangkir arak. Konon arak bisa membuat penikmat ares tidak akan terkena penyakit.

Olahan Utuh
Terdiri dari tutu, panggang dan guling. Pengolahan cara ini membiarkan hewan dalam keadaan utuh. Maksudnya, kecuali usus, semua bagian hewan tersebut masih lengkap. Tutu yang lebih akrab disebut dengan Matutu atau Betutu, dilakukan untuk mengolah ayam, itik atau angsa. Mula-mula ayam atau itik yang telah disembelih dikeluarkan jeroannya dengan cara melubangi bagian perutnya. Kemudian, rongga dada dan perut yang telah kosong itu diisi bumbu, setelah itu kulit perus dipertemukan dan dijahit kembali. Jika pengerjaannya sempurna, ayam atau itik akan tampak seperti sosok aslinya.

Selanjutnya, ayam atau itik tersebut tersebut direbus (sering juga juga dikukus) hingga setengah matang. Setelah itu dipanggang. Ada pula yang membungkusnya dengan upih (pelepah kelapa) lalu menyangrainya di atas periuk tanah.

Untuk olahan panggang dan guling, caranya tak jauh beda dengan yang dilakukan di daerah lain.


Mengenal Pusaka Kuliner Bali (2) : Bumbu Khas Bali

Sumber:

- I Made Suandra, Dharma Caruban (Tuntunan Ngebat), Kayu Mas, 1988
- I Wayan Kardji, Makanan Khas Bali dalam Konteks Pesta Adat, Kiwa Tengen Dalam Budaya Bali halaman 124-160, Kayumas, 1992