Jumat, 03 Desember 2010

Pulau Pribadi Milik Selebriti Dunia

Rata-rata para selebritis top dunia memiliki pulau. Sebab bagi mereka memiliki pulau bukan hanya untuk menjaga privasi tapi juga lambang status atau symbol status. Pulau merupakan ‘kerajaan’ mereka, di mana bebas berbuat apa saja tanpa ada yg melarang. Berikut ini adalah para public figure yang memiliki pulau tempat mereka ‘bersembunyi’ dari sorotan mata dunia. Memang tidak semua dipublikasi di sini karena keterbatasan tempat, tapi pastinya, ini semua telah kami pilihkan yang terbaik.

http://www.hotelopia.com/giata/087679/087679a_hb_p_002.jpg
Berbicara pulau pribadi, tidak ada ragu-ragu bahwa Richard Branson adalah rajanya. Pengusaha kaya raya dan paling flamboyant di Inggris ini adalah ‘raja’ Necker dan Moskito yang berada di Laut Caribbean. Pulau itu telah disulapnya menjadi tempat peristirahatan mewah dan sangat memanjakan pemilik juga para tamu yang datang.


Necker Island adalah firdaus pribadi seluas 74 hektar dikeliling laut biru dengan deretan batu karang dan pantai putih bersih. Pulau ini sering juga disewakan. Pulau lainnya milik Richard adalah Moskito seluas 120 hektar juga di Caribbean. Pulau ini belum lama dibelinya dengan harga 10 juta dolar AS atau sekitar Rp 100 miliar. Tak hanya dua pulau itu, Richard kemudian kembali belanja pulau kali ini Makepeace Island, Noosa River dan Island of England, Dubai.

http://www.bargainetickets.com/blog/wp-content/uploads/2008/07/caribean.jpg
Pengusaha ini memang luar biasa. Dia bukan sekadar berfoya foya dalam membeli pulau, tapi pulau pulau itu pun dikomersilkannya untuk mendatangkan pundi-pundi. Tentunya setelah pulau itu dipoles dengan segala fasilitas canggih dan nyaman.


Gwyneth Paltrow kadang menghabiskan tiga hari dari waktunya untuk bersembunyi di pulaunya, salah satu yang terdapat di kepulauan Caribbean.. Di sana dia merasa bebas dan sangat menikmati kebebasannya. Di sana ia baru percaya kenapa orang yang merasakan ‘surga’ Caribbean tidak ingin kembali.

Ini Dia Pulau & Selebritisnya:


Johnny Depp – Little Halls Pond Cay, Bahamas

http://www.privateislandsmag.com/wp-content/gallery/celebrities/little-halls-pond-large.jpg


Mel Gibson – Mago Island, Fiji

http://www.privateislandsmag.com/wp-content/gallery/celebrities/mago-huge.jpg


David Copperfield – Musha Cay, Bahamas

http://msnbcmedia.msn.com/j/msnbc/Components/Photo_StoryLevel/071114/071114_MushaCay_bcol_4p.standard.jpg



Shakira – Bonds Cay, Bahamas

http://acalzonquitao.files.wordpress.com/2008/07/bonds-cay-1.jpg


Nicholas Cage – Leaf Cay, Bahamas

http://images.forbestraveler.com/media/photos/inspirations/2007/10/billionaire-islands-01-g.jpg


Eddie Murphy – Rooster Cay, Bahamas

http://www.privateislandsmag.com/wp-content/gallery/celebrities/eddie-murphy-big.jpg

Senin, 29 November 2010

Car Free Day di Legian Setiap Sabtu Malam

Oleh: Maria Ekaristi

Jalan Legian, pada hari Sabtu malam tanggal 27 November lalu tampak lain. Jalan yang biasanya sesak dan padat oleh lalu-lintas berbagai merek dan jenis kendaraan bermotor, malam itu hanya dipadati orang lalu-lalang. Hanya sesekali tampak sepeda melintas di sela-sela ratusan pejalan kaki yang tampak senang menikmati suasana malam di kawasan pusat hiburan tersebut.

Ada apakah gerangan? Tak lain karena di ruas jalan tersebut diberlakukan Car Free Day (CFD) yang dimulai sejak pukul 22.00 hingga pukul 05.00 keesokan harinya. Pemberlakuan CFD di jalan sepanjang satu kilometer ini diprakarsai oleh Kepala kepolisian Sektor Kuta, AKP Gede Ganefo, bekerjasama dengan Desa Adat setempat. Pelarangan menggunakan kendaraan bermotor tersebut dimulai sejak pertigaan Jalan Patih Jelantik, belok kiri ke Jalan Legian melewati Ground Zero dan berakhir di pertigaan Jalan Pantai.

Gerakan yang sarat dengan pesan pelestarian lingkungan ini didukung oleh semua gerai, toko, tempat hiburan, hotel dan fasilitas wisata lainnya di sepanjang jalan tersebut. Untuk mengarahkan para pengendara mobil dan sepeda motor serta untuk menjaga ketertiban di areal tersebut, tampak beberapa Pecalang yaitu petugas keamanan khas Bali bersama Aparat Kepolisian berjaga di beberapa titik penting.

Untuk menampung kendaraan pelancong yang hendak berbelanja atau menuju tempat-tempat hiburan yang terdapat di Jalan Legian, Pecalang dan Aparat Kepolisian tersebut mengarahkan mereka ke lahan-lahan parkir yang telah disediakan antara lain di Pasar Pagi Legian, Simpang Empat Legian, Lapangan Trisakti, areal depan Pura Dalem (Jalan Patih Jelantik) dan di sebelah timur SD 3 Legian. Agar tertib dan aman, lokasi parkir itu pun dijaga dan diawasi oleh Pecalang dan Aparat Kepolisan.

Pemberlakukan CFD di Jalan Legian tergolong unik, sebab dilakukan pada malam hingga pagi hari. Padahal di kota-kota lain di Bali bahkan di Indonesia, CFD umumnya diselenggarakan sejak pagi hingga siang hari.

Namun ada perkecualian dalam pelaksanaan CFD di Jalan Legian ini yakni bagi kendaraan yang mengantar tamu check in maupun check out dari hotel-hotel di kawasan tersebut. Juga bagi ambulance dan mobil patroli kepolisian.

Tempat-tempat hiburan yang terdapat di sepanjang ruas Jalan Legian ini antara lain Al, Vi Ai Pi, Paddys, Bounty, Apache, Maccaroni, dan Engine Club.

Foto: repro Radar Bali