Sabtu, 07 Mei 2011

Celana Jeans Terbaru

Berita Aneh - Model celana jeans terbaru dari Jepang ini hasil kreasi dari desainer terkenal Sandra Tanimura. Bentuknya benar-benar unik dan sangat seksi untuk diliat. Dan pastinya sedang booming dan laku keras :) check this out.. !



Guru SD + Model Sexy

Berita Aneh - Seorang guru di Selandia Baru telah dicoret dari daftar staf pengajar setelah gambarnya muncul di majalah Penthouse Australia dalam kondisi bugil di atas meja tulis sekolah.

Rachel Whitwell, dari Auckland, menciptakan kehebohan ketika ia berpose buat majalah porno Australia dalam "bermacam posisi tanpa pakaian, termasuk bugil".





Di teks yang menyertai serangkaian gambar seksi itu, guru yang berusia 29 tahun tersebut berkata, "Aku patuh di kamar tidur sebab selama siang hari aku harus pegang kendali di ruang kelas."

"Aku telah menulis cerita erotis buat majalah dewasa dan mengelola studio tari milikku sendiri," demikian tulisan di bawah gambar "saru" Rachel Whitwell, tanpa busana di bak air hangat.

Rachel Whitwell membela perbuatannya dengan mengatakan, "Aku cuma berpose untuk pembuatan beberapa gambar dalam peranku sebagai model, bukan guru."

"Sekalipun aku mengajar, aku tak percaya bahwa (dewan guru) tak berhak memaksakan pendapat moral jaman Victoria atas hidupku di luar ruang kelas," katanya.

Ia menyalahkan Penthouse Australia karena mengungkit-ungkit pekerjaannya sebagai guru dan mengatakan redakturnya telah menggunakan "lisensi pengeditan" dengan kutipan itu.

"Aku menerima banyak kesepakatan model, ini salah satunya. Aku bukan redaktur majalah itu, bukan aku yang memutuskan isinya," kata Rachel Whitwell kepada Radio New Zealand, Selasa (3/5).

Tapi dewan guru tak sependapat, dan menyatakan Rachel telah mencoreng profesinya dan mencoret dia.

Rachel Whitwell, yang kehilangan pekerjaannya sebagai guru sekolah dasar di Auckland tak lama setelah gambarnya terbit, mengatakan ia bekerja "dengan senang hati" sebagai model belakangan ini. Ia berencana melawan keputusan tersebut agar ia bisa kembali ke ruang kelas.

Jumat, 06 Mei 2011

Misi Pencairan Cek Amazon Hari Pertama di Bank CIMB Niaga

Hari ini saya tadi pagi mencoba untuk mencairkan cek dari bisnis amazon minisite dengan target bank pertama adalah bank CIMB Niaga, karena bank ini banyak sekali yang merekomendasikan dengan potongan paling minim antara $15-$20, artinya jika cek dari bisnis amazon minisite saya nanti cair langsung masuk ke dalam rekening di bank CIMB Niaga dengan potongan sebesar antara $15-$20, namun ternyata usaha hari ini masih terlalu dini untuk dibilang berhasil, kenapa?

Tepat pukul 8 pagi saya bergegas untuk menuju bank yang saya tuju yaitu bank CIMB Niaga. Setelah bertemu dengan CS-nya saya diberitahukan tidak bisa mencairkan disitu. Mungkin karena masih KCP/kantor cabang pembantu, saya di suruh untuk menuju bank yang lebih besar lagi yang jaraknya agak lumayan, karena di bank KCP tersebut belum bisa mencairkan cek dari bisnis amazon minisite.

Akhirnya dengan semangat 45, saya langsung tancap gas menuju bank CIMB Niaga satu tingkat lebih tinggi diatasnya (hmm namanya apa yah?...pokoknya diatas KCP deh).

Sesampai disana, namanya bank yang lebih besar, antrean panjang Customer Service-pun tak bisa dihindari. Mau tak mau saya harus bersabar menunggu nomer antrean saya dipanggil.

Hingga pada akhirnya, nomer saya dipanggil, dengan senyum penuh ramah dan sopan, saya disapa oleh CS yang lumayan cantik (iya donk, namanya juga CS, mana ada CS yang galak..hehehe).

Setelah saya utarakan maksud dan tujuan untuk mencairkan cek dari bisnis amazon minisite, dia langsung menyuruh saya untuk langsung ke kasir, wah...ternyata cepat sekali prosesnya, namun sesampai di kasir, saya langsung berhadapan dengan koordinator bank di antara para teller yang sedang bekerja.

Akhirnya bad news-lah yang saya dapatkan, bahwa bank niaga tersebut kini sudah tidak bekerja sama lagi dengan pihak AMEX untuk mencairkan cek yang berasal dari luar negeri....ooooohhh.

Ternyata perjuangan untuk mendapatkan dollar-ku lewat internet masih terganjal masalah mencairkan cek. Tapi ga apa apa, pasti ada bank yang bisa mencairkan cek dari bisnis amazon minisite ini.

Akhirnya saya pulang dengan harapan masih ada bank-bank lain yang bisa mencairkan cek dari bisnis amazon. Teringat teman-teman forum BBI yang merekomendasikan untuk mencairkan di bank BNI, saya langsung semangat kembali. tapi hari ini adalah hari Jum'at dan saya tidak mungkin untuk mengurus sampai selesai.

Mungkin esok Senin saya akan jalan menuju Bank BNI untuk mencoba mencairkan cek dari bisnis amazon minisite. Pokoknya jangan putus asa, terus berjuang dan berjuang. Siapa yang berusaha pasti diberikan jalan oleh-Nya....

Semoga bermanfaat.

Kamis, 05 Mei 2011

Si Kepar (aceh)


Alkisah, di sebuah daerah di Kabupaten Aceh Tenggara, hiduplah seorang janda bersama dengan seorang anak laki-lakinya yang bernama Si Kepar. Ayah dan ibu si Kepar bercerai sejak si Kepar masih berusia satu tahun, sehingga ia tidak mengenal sosok ayahnya. Sebagai anak yatim, Si Kepar sering diejek oleh teman-teman sepermainannya sebagai jazah (anak tak berayah). Oleh karena itu, Si Kepar ingin mengetahui siapa sebenarnya ayahnya.
Pada suatu hari, Si Kepar pun menanyakan hal itu kepada ibunya. Pada awalnya, ibunya enggan menceritakan siapa dan di mana ayah Si Kepar. Namun, akhirnya diceritakan juga setelah Si Kepar mengancam akan bunuh diri jika tidak diceritakan. Setelah jelas siapa dan di mana ayahnya, Si Kepar pun berniat untuk menemui ayahnya di atas sebuah gunung yang sangat jauh.
Setelah berpamitan pada ibunya, Si Kepar pun berangkat untuk menemui ayahnya dengan perbekalan secukupnya. Ia berjalan sendiri melawati hutan belantara, menyeberangi sungai dan mendaki gunung. Akhirnya, sampailah ia pada tempat yang dimaksud ibunya. Dari kejauhan, tampaklah seorang laki-laki setengah baya yang sedang menyiangi rumput di tengah-tengah ladangnya. Si Kepar pun segera menghampiri dan menyapanya.
“Selamat siang, Pak!”.
“Siang juga, Nak!” jawab Bapak itu.
“Kamu siapa dan dari mana asalmu?” tanya pula Bapak itu.
“Saya Si Kepar. Berasal dari Tanah Alas,” jawab Si Kepar.
“Tanah Alas?” ucap Bapak itu. Ia tersentak kaget mendengar jawaban Si Kepar.
“Kenapa Bapak kaget mendengar nama itu?” tanya Si Kepar.
“Oh tidak, Nak! Tidak ada apa-apa,” jawab Bapak itu.
“Apa yang membawa kamu ke sini, Par?” tanya balik bapak itu.
Si Kepar pun menceritakan maksud kedatanganya, namun ia tidak menceritakan kalau ibunya masih hidup. Setelah mendengar cerita si Kepar, tahulah Bapak itu bahwa Si Kepar adalah anaknya.
Sejak itu, Si Kepar mulai silih berganti tinggal bersama ayah atau ibunya. Dalam seminggu, terkadang Si Kepar tidur tiga malam di tempat ayahnya, baru kembali ke tempat ibunya. Si Kepar tidak pernah menceritakan kepada ibunya kalau ia tidur di tempat ayahnya. Bahkan, ia mengatakan kepada ibunya, bahwa ayahnya telah meninggal dunia. Semua hal ini dilakukan oleh Si Kepar, karena ia ingin kedua orang tuanya menyatu kembali agar tidak lagi diejek oleh teman-temannya sebagai jazah.
Segala daya dan upaya dilakukannya agar keinginannya dapat tercapai, walaupun ia harus berbohong kepada kedua orang tuanya. Setelah berdoa sehari-semalam, Si Kepar mendapat petunjuk dari Yang Mahakuasa. Petunjuk itu adalah menyatakan kehendaknya kepada ibunya untuk memiliki ayah tiri. Harapan ini juga disampaikan kepada ayahnya untuk memiliki ibu tiri. Pada suatu malam, Si Kepar menyampaikan harapannya itu kepada ibunya.
“Bu, sebenarnya Kepar kasihan melihat ibu yang setiap hari bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan kita. Jika ibu ingin menikah lagi, Kepar tidak keberatan memiliki ayah tiri.” Mendengar perkataan Kepar itu, ibunya termenung sejenak, lalu berkata, “Benarkah kamu tidak keberatan, Par?”
“Tidak, Bu! Kepar sangat senang jika memiliki ayah lagi, agar teman-teman Kepar tidak akan lagi mengejek Kepar sebagai jazah,” Kepar menjelaskan alasan sebenarnya ingin memiliki ayah lagi.
“Tapi..., siapa lagi yang mau menikah dengan ibu yang sudah tua ini,” kata ibu Kepar merendah.
“Ibu tidak perlu khawatir. Serahkan saja masalah itu kepada Kepar,” jawab Kepar dengan perasaan lega, karena jawaban ibunya menandakan bersedia menikah lagi.
Keesokan harinya, Kepar kemudian pergi ke gunung menemui ayahnya untuk menyampaikan harapan yang sama.
“Ayah! Bolehkah Kepar meminta sesuatu kepada, Ayah?” tanya Kepar kepada ayahnya.
“Apakah itu, Anakku!” jawab ayah Kepar penasaran.
“Sebenarnya Kepar merasa kasihan melihat ayah yang setiap hari harus bekerja di ladang dan memasak sendiri. Jika ayah tidak keberatan, Kepar akan mencarikan seorang perempuan yang pantas untuk mendampingi ayah,” kata Kepar kepada ayahnya.
“Siapa lagi yang mau dengan ayah yang sudah tua ini?” jawab ayah Kepar tersenyum.
“Tenang, Ayah! Masih banyak janda-janda yang sebaya dan pantas untuk ayah di Tanah Alas,” kata Kepar kepada ayahnya memberi harapan.
“Ah, yang benar saja, Par!” jawab ayah Kepar dengan santainya.
Mendengar jawaban itu, Kepar pun tahu kalau ayahnya bersedia menikah lagi. Akhirnya, kedua orang tuanya menyetujui harapan Si Kepar. Namun, mereka belum mengetahui siapa jodohnya yang oleh mereka sama-sama telah menyerahkan masalah itu kepada Si Kepar.
Setelah itu, Kepar pun mulai mengatur taktik dan strategi untuk mempertemukan kedua orang tuanya yang semula beranggapan bahwa pasangan mereka sudah meninggal sebagaimana keterangan Si Kepar. Si Kepar mempertemukan mereka di sebuah dusun yang berada di lereng gunung, tidak jauh dari tempat tinggal ayahnya. Pertemuan ini tidak dilakukan di Tanah Alas, agar ayahnya tidak teringat dengan tempat itu, dimana dulu ia pernah tinggal di sana selama puluhan tahun.
Akhirnya, berkat usaha Kepar, kedua orang tuanya bersatu kembali. Mereka berdua hidup harmonis seperti sedia kala. Melihat keadaan itu, kini saatnya Si Kepar menceritakan keadaan yang sebenarnya, bahwa perempuan yang dinikahi ayahnya itu adalah istrinya sendiri yang dulu pernah ia nikahi. Demikian sebaliknya, laki-laki yang menikahi ibunya itu adalah suaminya sendiri yang dulu pernah menikahinya. Setelah mendengar keterangan dari Si Kepar tersebut, tahulah keduanya (ayah dan ibu Kepar) keadaan yang sebenarnya. Meskipun keduanya telah dibohongi oleh anaknya, keduanya tidak marah. Keduanya saling memaafkan atas kesalahan masing-masing yang menyebabkan mereka bercerai. Mereka juga berterima kasih kepada Si Kepar, karena telah menyatukan mereka kembali. Si Kepar pun sangat senang menyambut kehadiran ayahnya di tengah-tengah keluarganya. Akhirnya, mereka bertiga hidup dalam sebuah keluarga yang rukun, damai dan penuh kebahagiaan. Sejak itu pula, Si Kepar tidak pernah lagi diejek oleh teman-temannya sebagai jazah.

Asal Usul Tari Guel (aceh)


Tersebutlah dua bersaudara putra Sultan Johor, Malaysia. Mereka adalah Muria dan Sengede.
Suatu hari, kakak beradik itu menggembala itik di tepi laut sambil bermain layang-layang. Tiba-tiba datang badai dahsyat sehingga benang layang-layang mereka pun putus. Sekuat tenaga mereka mengejar layang-layang tersebut. Mereka lupa bahwa pada saat itu mereka sedang menggembala itik, hingga itiknya pun pergi entah ke mana.
Setelah gagal menemukan layang-layang mereka, barulah mereka teringat akan itik-itik mereka. Tetapi malang, itik-itik itu tak lagi nampak. Mereka pun pulang dengan ketakutan akan mendapat marah dari orangtua mereka.
Benar juga apa yang mereka pikirkan. Setiba di rumah, mereka dimarahi ayah mereka. Mereka juga disuruh mencari itik-itik itu, dan tak diizinkan kembali sebelum itik-itik yang hilang itu ditemukan kembali.
Berhari-hari bahkan berbulan-bulan mereka berjalan mencari itik mereka, tapi tak membawa hasil hingga akhirnya mereka tiba di Kampung Serule. Dengan tubuh yang lunglai mereka menuju ke sebuah meunasah/langgar dan tertidur lelap. Pagi harinya mereka ditemukan oleh orang kampung dan dibawa menghadap ke istana Raja Serule. Di luar dugaan, mereka malah diangkat anak oleh baginda raja.
Beberapa waktu berlalu, rakyat Serule hidup makmur, aman, dan sentosa. Hal ini dikarenakan oleh kesaktian kedua anak tersebut. Kemakmuran rakyat Serule itu membuat Raja Linge iri dan gusar, sehingga mengancam akan membunuh kedua anak tersebut. Malang bagi Muria, ia berhasil dibunuh dan dimakamkan di tepi Sungai Samarkilang, Aceh Tenggara.
Pada suatu saat, raja-raja kecil berkumpul di istana Sultan Aceh di Kutaraja. Raja-raja kecil itu mempersembahkan cap usur, semacam upeti kepada Sultan Aceh. Saat itu, Cik Serule datang bersama Sangede. Saat itu, Raja Linge juga hadir. Saat Raja Serule masuk ke istana, Sangede menunggu di halaman istana.
Sambil menunggu ayah angkatnya, Sangede menggambar seekor gajah yang berwarna putih. Rupanya lukisan Sangede ini menarik perhatian Putri Sultan yang kemudian meminta Sultan mencarikan seekor gajah putih seperti yang digambar oleh Sangede.
Sangede kemudian menceritakan bahwa gajah putih itu berada di daerah Gayo, padahal dia sebenarnya belum pernah melihatnya. Maka, saat itu juga Sultan memerintahkan Raja Serule dan Raja Linge untuk menangkap gajah putih tersebut guna dipersembahkan kepada Sultan. Raja Serule dan Raja Linge benar-benar kebingungan, bagaimana mungkin mencari sesuatu yang belum pernah dilihatnya.
Sangede menyesal karena bercerita bahwa gajah putih itu ada di Gayo hingga ayah angkatnya mendapat tugas mencarinya. Dalam kebingungan itu, suatu malam Sangede bermimpi bertemu dengan Muria yang memberitahu bahwa gajah putih itu berada di Samarkilang, dan sebenarnya gajah putih itu adalah dirinya yang menjelma saat dibunuh oleh Raja Linge.
Pagi harinya, Sangede dan Raja Serule yang bergelar Muyang Kaya pergi ke Samarkilang seperti perintah dalam mimpi Sangede. Benar juga, setelah beberapa saat mencari, mereka berdua menemukan gajah putih itu sedang berkubang di pinggiran sungai.
Sangede dan Raja Serule Muyang Kaya kemudian dengan hati-hati mengenakan tali di tubuh gajah yang nampak penurut itu. Tetapi saat akan dihela, gajah putih itu lari sekuat tenaga. Raja Serule dan Sangede tak mampu menahannya. Mereka hanya bisa mengejarnya hingga suatu saat gajah itu berhenti di dekat kuburan Muria di Samarkilang.
Anehnya, gajah putih itu berhenti seperti sebongkah batu. Tak bergerak sedikit pun meski Sangede dan Raja Serule mencoba menghelanya. Berbagai cara dicoba oleh Sangede agar gajah putih itu mau beranjak dan menuruti perintahnya untuk diajak pergi ke istana Kutaraja. Tetapi, semuanya sia-sia.
Sangede kehabisan akal. Akhirnya, dia bernyanyi-nyanyi untuk menarik perhatian gajah putih. Sambil bernyanyi, Sangede meliuk-liukkan tubuhnya. Raja Serule ikut-ikutan menari bersama Sangede di depan gajah putih agar mau bangkit dan menuruti perintahnya. Di luar dugaan, gajah putih itu tertarik juga oleh gerakan-gerakan Sangede, dan kemudian bangkit. Sangede terus menari sambil berjalan agar gajah itu mengikuti langkahnya. Akhirnya, gajah itu pun mengikuti Sangede yang terus menari hingga ke istana. Tarian itu disebutnya tarian Guel hingga sekarang.
Sangede menyadari bahwa sesuatu ajakan kepada seseorang atau kepada binatang tidaklah harus dengan cara yang kasar. Dengan sebuah tarian pun akhirnya gajah putih itu menuruti ajakannya.

Beungong Meulu dan Beungong Peukeun (aceh)


Pada zaman dahulu kala, di sebuah negeri di Aceh, hidup dua orang kakak-beradik yang bernama Beungong Meulu dan Beungong Peukeun. Kedua orangtua mereka telah meninggal dunia. Tiap hari Beungong Peukeun mencari udang di danau. Suatu hari Beungong Peukun tidak mendapat seekor udang pun. Saat hendak pulang, dia melihat sebuah benda yang menarik hatinya. Ternyata benda itu sebutir telur.
Sesampainya di rumah, direbusnya telur tadi dan dimakannya. Sungguh aneh, keesokan harinya Beungong Peukeun merasa sangat haus. Bukan hanya itu, tubuhnya pun semakin panjang dan bersisik. Akhirnya, suatu pagi saat bangun dari tidurnya Beungong Peukun telah berubah menjadi seekor naga.
“Mengapa Kakak memakan telur itu? Kini kau menjadi seekor naga,” kata Beungong Meulu dengan terisak menyesali perbuatan kakaknya. Keesokan harinya Beungong Peukeun mengajak adiknya meninggalkan gubuk mereka. Sebelum berangkat, Beungong Peukeun menyuruh adiknya memetik tiga kuntum bunga di belakang gubuk mereka. “Ayo, naiklah ke punggungku dan peganglah bunga itu erat-erat, jangan sampai jatuh,” perintah Beungong Peukeun.
Saat melewati sungai besar, Beungong Peukeun meminum airnya hingga habis. Tiba-tiba muncul seekor naga yang marah karena perbuatan Beungong Peukeun tersebut. Keduanya bertarung sengit. Saat Beungong Peukuen memenangkan pertarungan tersebut sekuntum bunga di tangan Beungong Meulu menjadi layu.
Mereka pun melanjutkan perjalanan. Di tengah perjalanan mereka kembali dihadang seekor naga yang besar. Kembali terjadi pertarungan. Tiba-tiba sekuntum bunga di tangan Beungong Meulu menjadi layu. Tahulah dia bahwa sebentar lagi pertarungan akan dimenangkan Beungong Peukeun.
Setelah menang bertarung, kakak-beradik itu kembali melanjutkan perjalanan menyeberangi lautan. Rupanya di tengah perjalanan menyeberangi lautan tersebut, Beungong Peukeun kembali diserang seekor naga. Kali ini naga yang sangat besar. Saat bunga di tangan Beungong Meulu tak kunjung layu, dia mulai khawatir.
Beungong Meulu semakin khawatir ketika Beungong Peukeun tampak mulai kewalahan menghadapi serangan sang Naga. Saat mengetahui dirinya akan kalah, Beungong Peukeun melemparkan adiknya dari punggungnya. Akhirnya Beungong Peukeun terbunuh oleh serangan naga yang sangat besar itu. Sementara itu, Beungong Meulu terlempar dan tersangkut di sebuah pohon milik seorang saudagar kaya yang kemudian menikahinya.
Namun sayang, selama menjadi istri saudagar kaya tersebut, Beungong Meulu tak pernah bicara ataupun tersenyum. Dia selalu diam dan tampak sedih. Bahkan sampai mereka mempunyai seorang anak. Suaminya mencari akal untuk mengetahui penyebab kesedihan istrinya itu. Maka suatu hari suaminya berpura-pura mati sehingga anaknya menangis tersedu-sedu.
“O Anakku, ibu tahu bagaimana sedihnya hati bila ditinggal orang yang kita cintai. Ibu dulu kehilangan kakak ibu yang terbunuh oleh seekor naga di lautan. Bahkan hingga kini ibu tidak dapat menghilangkan rasa sedih itu.” Mendengar pengakuan Beungong Meulu tersebut suaminya kemudian bangun. Akhirnya, dia mengetahui penyebab kesedihan Beungong Meulu. Keesokan harinya dia mengajak Beungong Meulu pergi ke lautan, di mana dulu Beungong Peukeun bertarung melawan naga raksasa.
Saat sampai di pantai, Beungong Meulu dan suaminya melihat tulang-tulang berserakan. Beungong Meulu yakin bahwa itu tulang-tulang kakaknya. Maka, dikumpulkannya tulang-tulang tersebut kemudian suaminya membaca doa sambil memercikkan air bunga pada tulang-tulang tersebut. Atas perkenan Tuhan, tiba-tiba terjadi keajaiban. Beungong Peukeun menjelma dan berdiri di hadapan mereka. Sejak saat itu Beungong Peuken tinggal bersama adiknya dan Beungong Meulu tidak lagi membisu.
Suatu hari, Beungong Peukun berjalan-jalan di tepi pantai. Saat itu dia melihat seekor ikan raksasa berwarna kemerahan. Dihujamkannya sebilah pedang ke tubuh ikan tersebut kemudian dicongkelnya mata ikan tersebut. Karena terlalu keras, mata ikan tersebut terpelanting jauh hingga jatuh di halaman seorang penguasa di sebuah negeri. Mata ikan tersebut kemudian berubah menjadi gunung. Sang penguasa merasa gelisah dengan adanya gunung di halamannya. Ia kemudian mengadakan sebuah sayembara. Barang siapa dapat memindahkan gunung tersebut dari halaman rumahnya, dia akan dijadikan penguasa di negeri itu dan dinikahkan dengan anaknya.
Beungong Peukeun yang mendengar sayembara tersebut segera berangkat ke sana. Begitu tiba di tempat yang dimaksud, dia segera mencongkel gunung tersebut dengan pedang saktinya. Dalam sekejap, gunung tersebut dapat dilemparkannya jauh-jauh. Sang penguasa menepati janjinya. Beungong Peukeun diberi kekuasaan memerintah negeri tersebut dan dinikahkan dengan putri penguasa. Demikianlah kisah tentang dua saudara ini. Akhirnya, mereka berdua hidup bahagia.

Geugasi dan Geugasa (aceh)

Zaman dahulu kala ada sebuah kampung yang sangat aman dan damai di daerah Aceh. Di sana tidak pernah terjadi pencurian maupun perampokan. Masyarakatnya pun tidak pernah saling bertengkar. Kalau ada masalah, mereka langsung menyelesaikannya secara musyawarah sehingga suasana di sana hidup penuh rukun dan saling tolong menolong.

Di kampung itu, hiduplah seorang ibu dengan anaknya yang masih berusia sepuluh tahun. Si ibu dan anak itu sehari-harinya mencari kayu bakar di hutan yang kemudian kayu itu dijual ke pasar. Dari hasil itu, mereka bisa membeli kebutuhan sehari-hari.
Suatu hari, kampung yang aman itu dikejutkan oleh hilangnya kerbau Mak Yah. Semua masyarakat mencarinya, tapi tak seorang pun yang menemukannya. Kerbau itu hilang bagaikan ditelan rimba. Hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya sehingga membuat masyarakat bertanya-tanya siapa yang mencuri kerbau itu. Keesokan harinya, tiga ekor kambing Bang Ma’e ikut hilang di tempat pengembalaannya. Di sana yang tinggal hanyalah tulang belulang dan percikan darah di mana-mana. Kejadian ini membuat warga semakin penasaran. Dalam hati mereka bertanya, “Sebenarnya siapa yang telah merusak kedamaian di kampung ini?”
Hari-hari berikutnya, makin banyak warga yang kehilangan binatang ternaknya. Bahkan, salah satu anak Wak Minah juga telah hilang ketika dia bermain hingga membuat wak itu terus menangis sepanjang hari. Masyarakat menebak bahwa yang memakan ternak mereka dan mencuri anak Wak Minah adalah geugasi (raksasa) yang tinggal di hutan sana. Karena tapak-tapak yang tertinggal di daerah itu sangatlah besar.
Masyarakat di kampung itu pun mulai resah. Ketakutan mulai melanda di hati mereka. Mereka pun tidak berani lagi keluar rumah. Ahmad yang tidak tahan dengan keadaan itu memberanikan diri untuk mencari sang pembuat onar.
Keesokan harinya, dia berpamitan kepada ibunya untuk pergi ke hutan, tetapi sang ibu melarangnya. “Jangan Ahmad, nanti kamu dimakan geugasi,” ucap ibunya gusar.
“Tidak Bu, aku akan menjaga diriku baik-baik. Ibu berdoa saja agar aku selamat.”
Akhirnya ibunya hanya bisa mengangguk pasrah menerima permintaan Ahmad, anaknya yang keras kepala. Kemudian pergilah Ahmad ke hutan seorang diri. Dia hanya membawa bekal makanan dan satu pisau yang diselip di pinggangnya. Ahmad terus berjalan hingga dia sendiri tidak tahu lagi sudah sejauh mana dia berjalan. Keringat mulai membasahi tubuhnya, dia pun beristirahat sebentar di bawah pohon. Dari kejauhan, tampaklah sebuah rumah panggung dan semangat Ahmad muncul kembali. Dia menuju rumah itu.
Rumah panggung itu tidak begitu besar dan juga tidak terlalu kecil. Ahmad mengetuk-ngetuk pintu rumah itu, tapi tidak ada sahutan. Dia pun masuk. Di dalam rumah itu terdapat bermacam kepala binatang dan tulang-belulang yang dijadikan sebagai pajangan. Berbagai jenis tombak dan parang terletak di sudut rumah itu begitu juga dengan barang-barang lainnya.
“Tolong… tolong…..”
Ahmad terkejut mendengar suara rintihan minta tolong yang tiba-tiba itu. Dia pun mencari sumber suara itu dan menemukannnya di salah satu kamar di rumah itu. Ternyata itu adalah suara anak perempuan Wak Minah yang hilang. Anak itu meringkuk di sudut sambil menangis tersedu-sedu. Tahulah Ahmad sekarang kalau itu adalah rumah geugasi yang dia cari. Dia pun menenangkan anak wak Minah dan berjanji akan memulangkannya pada ibunya.
Tiba-tiba dari kejauhan terdengar suara orang yang berjalan dengan begitu keras. Rasa-rasanya bumi bergoyang ketika tapak-tapak itu menghantam tanah. “Itu pastilah geugasi,” pikir Ahmad. Dia pun memikirkan ide agar mereka selamat.
Geugasi yang baru saja mencari makanan akhirnya tiba di halaman rumahnya. Lalu dia berhenti dan hidungnya naik-turun berkali-kali. “Aku mencium bau manusia….” ucapnya dengan begitu keras. Tiba-tiba terdengar suara-suara tapak yang begitu keras di dalam rumah. Kening geugasi itu berkerut.
“Siapa di dalam?” tanyanya penasaran.
“Geugasa,” jawab Ahmad dengan suara yang keras sambil meloncat-loncat di lantai.
Geugasi berpikir bahwa geugasa itu juga sejenis raksasa. Dia pun bertanya lagi, “Coba kulihat gigimu!”
Ahmad melempar buah pinang. Si geugasi terkejut melihat gigi geugasa lebih besar dari giginya. Dia pun melanjutkan pertanyaannya, “Coba kulihat kumismu!”
Ahmad mengambil satu gumpalan bulu ijuk yang lebat dan melemparnya keluar. Si geugasi lagi-lagi terkejut melihat kumis geugasa yang begitu lebat itu. Dia memegang kumisnya yang hanya setengah dari gumpalan kumis si geugasa itu. Dia pun bertanya lagi, “Coba kulihat tahimu!”
Ahmad pun melempar buah kelapa yang besar dan tua. Si gugasi sangat terkejut melihat tahi geugasa yang begitu besar itu. Dia berpikir, kalau gigi dan tahinya sebesar itu dan kumisnya selebat itu, bagaimanakah besarnya geugasa itu. “Oh, pastilah dia amat sangat besar…. Pastilah aku mati kalau berhadapan dengannya,” ucap geugasi pada dirinya sendiri.
“Aku sangaat lapaarrr…. apakah ada makanan disini?” ucap Ahmad dengan suara yang dikeras-keraskan.
Mendengar itu, badan geugasi langsung gemetar, keringat dingin mulai keluar, dan mukanya menjadi tegang. Jelas sekali dia ketakutan. “Aaarrrgghhhhh…… kenapa tidak ada apa-apa di sini? Lebih baik aku keluar saja. Pasti ada makanan di sana.”
Tubuh geugasi makin bergetar hebat karena mendengar ucapan geugasa. Tanpa menunggu waktu lagi, dia berbalik arah hendak melarikan diri, tapi Ahmad dengan cekatan mengambil tombak dan melemparnya ke arah geugasi. Tombak itu menancap mulus di punggung geugasi hingga tembus ke perutnya. Dia mengerang begitu keras. Ahmad pun mengambil tombak satu lagi dan melemparnya lagi hingga menancap di kepala geugasi yang berambut lebat dan panjang. Geugasi itu pun tersungkur di tanah. Dia mati.
Ahmad dan anak wak Minah turun dan melihat geugasi yang sudah tak bernyawa itu. Lalu mereka pulang dan setiba di sana mereka mengabarkan pada seluruh warga di kampung bahwa mereka telah membunuh geugasi. Semua orang sangat senang, apalagi Wak Minah dan ibu si Ahmad karena melihat anaknya kembali dengan selamat. Akhirnya kampung itu kembali aman dan damai.


http://www.ziddu.com/download/14866703/GeugasidanGeugasa.doc.html

Rabu, 04 Mei 2011

Gairah Semangat Berkobar-kobar Menerima Kehadiran Cek Dollar Pertama Dari Bisnis Internet Amazon Minisite

Wah judul-nya poaanjang benerr sih?, hehe...maklum deh lha wong saya pagi ini sedang ber-gairah semangat berkobar-kobar menerima kehadiran cek dollar pertama dari bisnis internet amazon minisite (itu baru cek lho..belum yang masuk ke paypal..ehem..ehem) dan ini berkat doa restu teman-teman pembaca setia blog ini . Tapi cek ini kudu di cairkan ke bank lokal agar saya bisa menerima uang rupiah-nya, hmm...tapi kemana yah mencairkannya?.

Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Sukarto & Pak Hianoto, serta teman-teman yang ada di BBI yang selalu mensupport saya dalam memecahkan masalah-masalah seputar bisnis minisite amazon yang pernah saya jalani, kini saya harus mampu berdiri sendiri dan menjalankan bisnis model minisite ini secara mandiri.

Oh ya, buat yang belum melihat "penampakan" bagaimana bentuk cek dollar dari amazon yang saya lakukan di bisnis minisite amazon, ini dia bentuknya :


Jangan khawatir...beberapa posting kedepan saya akan menceritakan pengalaman mencairkan cek dari bisnis amazon minisite saya. Ada beberapa bank yang men-syaratkan untuk membuka rekening dulu atau memiliki rekening minimal setahun, dan tiap-tiap bank bervariasi untuk potongan-nya.

Pokoknya bakal seru deh untuk proses pencairan cek dollar pertama dari bisnis internet amazon minisite. saya akan berbagi pengalaman mencairkan cek dollar pertama dari bisnis internet amazon minisite di blog ini.

Semoga cek ini bisa menambah semangat teman-teman yang sedang belajar mencari uang dari internet.

Semoga bermanfaat.

Selasa, 03 Mei 2011

Operasi Payudara, Perlukah?

Berita Aneh - Permintaan operasi untuk memperbaiki bentuk payudara, baik memperbesar maupun memperkecil terus meningkat dalam 10 tahun terakhir. Sebaliknya, bedah kosmetik lainnya seperti sedot lemak dan pembentukan hidung cenderung berkurang. Baca juga : 4 Cara Mudah Cegah Kanker Payudara dan Bra/ BH Pertama Anti Nuklir.






American Society of Plastic Surgeons baru-baru ini melaporkan, permintaan operasi untuk memperbesar payudara pada tahun 2010 mencapai 296.203 atau naik 2 persen dari 2009. Bahkan bila dibandingkan dengan data 10 tahun sebelumnya, angka tersebut meningkat 39 persen.



Permintaan untuk memperkecil ukuran payudara juga meningkat menjadi 82.871 atau naik 6 persen dibandingkan tahun 2009. Hanya saja jika dibandingkan dengan 10 tahun sebelumnya, angka tersebut sedikit mengalami penurunan yakni sekitar 2 persen.

Data ini menunjukkan, operasi untuk memperbaiki bentuk payudara relatif paling diminati dalam 10 tahun terakhir bila dibandingkan dengan jenis bedah plastik yang lain. Operasi mengubah bentuk hidung, memperbaiki kelopak mata dan sedot lemak justru mengalami penurunan.

Besarnya penurunan minat untuk melakukan bedah plastik dalam 10 tahun terakhir adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari NY Times, Rabu (23/3/2011):

Sedot lemak, turun 43 persen
Memperbaiki bentuk hidung, turun 35 persen
Memperbaiki kelopak mata, turun 36 persen
Face-lift (permak wajah total), turun 16 persen.

Penurunan minat terhadap berbagai jenis bedah kosmetik disebabkan oleh perkembangan teknologi yang menghadirkan prosedur lain yang lebih aman. Prosedur-prosedur noninvasif atau tanpa operasi seperti suntik botox, laser saat ini lebih diminati dibandingkan bedah kosmetik.

Permintaan berbagai prosedur noninvasif juga menunjukkan peningkatan dalam 10 tahun terakhir, diantaranya adalah sebagai berikut:

Suntik botox, naik 584 persen
Penghilangan keriput, naik 172 persen
Penghilangan rambut halus dengan laser, naik 27 persen.

Sekolah PSK Di Belanda

Berita Aneh - Seorang mantan germo di Belanda mendirikan sekolah untuk prostitusi. Namanya cukup keren, Hanky Panky School. Kurikulumnya disusun sedemikian rupa agar para lulusannya bisa menjalankan profesinya lebih profesional, lebih banyak menghasilkan uang dan akhirnya bisa lebih awal ‘pensiun’ dengan bekal materi yang cukup.



Elene Vis, 43, yang sebelumnya heboh gara-gara buku autobiografinya Escort Queen with Turbopower, membuka sekolahnya di Amsterdam beberapa waktu lalu yang menawarkan ilmu pemasaran eksklusif. “Anda bisa menyebutnya teknik pemasaran. Anda harus punya ketrampilan menjual, tak peduli yang Anda jual tubuh sendiri atau peralatan rumah tangga. Prinsipnya tetap saja sama,” kata Elene.

Belanda yang melegalkan industri seks membuat distrik-distrik lampu merah di ibu kota menjadi tujuan utama wisatawan dalam dan luar negeri serta menghasilkan jutaan euro per tahunnya. Sektor ini juga penyumbang pajak yang cukup besar bagi negara. Elene mengatakan bahwa para pekerja seks komersial yang bekerja lewat agensinya bisa berpenghasilan sampai 6000 euro per bulannya, atau sekitar Rp58 juta, dengan hanya 40 jam kerja. Itulah sebabnya ia lalu mendirikan sekolah tersebut. “Kami memberikan training untuk mendapatkan hidup yang lebih baik dan uang lebih banyak dari pekerjaan mereka,” katanya.



Dengan biaya 450 euro per orang para ‘murid’ akan diberi perlajaran dalam bentuk tutorial dan video presentasi tentang berpikir positif dan teknik-teknik bercinta, termasuk ajaran Kama Sutra. Selain dirinya sendiri, Elene juga menyewa tenaga pengajar lainnya untuk subyek yang berbeda, seperti bagaimana berpakaian yang seseuai. “Intinya setiap orang bisa jadi cantik, dengan menonjolkan kekuatan dan menutupi kelemahan Anda. Anda harus sadar seperti apa penampilan Anda di mata orang lain,” tambahnya.

Menurut Elene, cara berpikir positip dan rasa percaya diri amat penting untuk membuat klien lebih betah dan menghabiskan waktu lebih lama. “Seks 10 menit tidak akan menghasilkan banyak uang,” katanya. Prostitusi telah menjadi profesi legal di Belanda sejak 1988. Mereka mulai membayar pajak pendapatan sejak tahun 1996 dan rumah prostitusi atau brothel mulai dinyatakan legal sejak 2001.






Vicky Vette Dengan Jersey Indonesia

Berita Aneh - Vicky Vette, Salah satu artis ataupun bintang film panas yang berasal dari norwegia yang akhir-akhir ini namanya mulai dikenal oleh kalangan masyarakat Indonesia atas aksinya nonton bareng di GBK dan celotehanya di Twitter. Berikut ini foto Vicky Vette dengan Jersey Indonesia.


Obama Meninggal?

Berita Aneh - Telah terjadi kesalahan pemberitaan kepada publik oleh salah satu stasiun tv terkemuka di indonesia, kesalahanya terletak pada kesalahan tulisan yang seharusnya memberitakan tewasnya Osama Bin Laden, tetapi justru malah presiden AS Obama yang diberitakan Tewas? :)



kan Osama bin laden yang meninggal tapi kenapa jadi obama ya ? apa mungkin editornya lagi ngelamun jorok makanya sampe salah bgtu? hahaha.. Semoga hanya salah tulisan, yang tentunya harus segera diklarifikasikan oleh pihak penyiar agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berakibat fatal...

Posting Panduan Belajar Cari Uang Dari Internet di Blog Buat Bisnis

Di artikel ini, ijinkan saya untuk sekedar me-"refresh" ingatan kita, bahwa ada beberapa posting tentang cara-cara untuk mendapatkan uang dari internet yang beri judul Posting Panduan Belajar Cari Uang Dari Internet di Blog Buat Bisnis, karena jujur saja beberapa komentar yang masuk ada yang menanyakan bagaimana cara belajar untuk mendapatkan uang dari internet dengan membuat sebuah blog atau dengan cara-cara lainnya, oke mari kita mulai saja beberapa postingan yang akan saya beberkan kembali

1. Mendapatkan Uang dari PTC
,
PTC adalah cara mendapatkan penghasilan berupa rupiah maupun dollar (jika PTC asing) dan jujur saat ini saya cuma bermain 2 PTC lokal yaitu Klikajadeh dan IDR-clikit. karena kalau jika anda bisa melakukan dengan banyak PTC, akan memungkinkan sekali untuk mendapatkan penghasilan yang lumayan, namun jika anda tidak bisa sebanyak mungkin pilihlah yang terbukti membayar member dan jangan lupa harus ada forum-nya.

2. Mendapatkan Uang dari Amazon,
nah kalau topik ini, sudah banyak saya membeberkan bagaimana cara untuk mendapatkan uang dari amazon, misalnya postingan berikut ini :


Atau jika mau download yang gratisan tentang bagaimana mendulang dollar dari internet, saya berikan link download video-nya gratis dari pakar internet marketing dunia, Mr. Ewen Chia, silahkan baca postingan tentang download video tutorial minisite untuk mendulang dollar dari amazon.

Untuk sementara postingan ini, semoga bisa menyegarkan ingatan anda bahwa Blog Buat Bisnis tidak hanya menyuguhkan informasi-informasi seputar blogging, tapi juga memberikan informasi yang akurat bagaimana Panduan Belajar Cari Uang Dari Internet.

Sampai artikel berikutnya, saya akan terus membahas, postingan mana yang bisa memberikan ilham atau ide untuk mendapatkan uang dari internet (kok buru-buru?....hehe belum makan siang..qqq)

Semoga bermanfaat.

Senin, 02 Mei 2011

Dani Pedrosa Rajai Estoril MotoGP 2011

Dani Pedrosa akhirnya menaklukan pertarungan sengit-nya dengan Jorge Lorenzo dalam ajang balap motoGP 2011 di estoril (1/5/2011) kemarin. Pembalap Repsol Honda Dani Pedrosa yang melesat pada awal start sempat menduduki posisi kedua sebelum race selesai dan mampu "merontokkan" dominasi Jorge yang berada di posisi pertama hingga sebelum akhir balapan.

Menonton kedua rider sebelum race berakhir sangat menegangkan, Dani Pedrosa yang beberapa kali mencoba membalap Jorge Lorenzo pada track lurus sering gagal, hingga akhirnya pada 4 lap terakhir, akhirnya Dani Pedrosa berhasil "menyalib" Jorge Lorenzo dan akhirnya memenangkan balapan.

Kini kedua pembalap hanya terpaut selisih 4 angka dalam klasemen sementara. Pertarungan antara Yamaha dan Honda kemarin sangat seru sekali, di belakang kedua rider yang bertarung untuk posisi pertama, ada Casey Stoner yang juga berasal dari Repsol Honda.

Yang sangat disayangkan ketika Valentino Rossi hendak menyentuh garis finish, disusul oleh Andrea Dovizioso, namun Rossi sendiri menyikapi kejadian itu dengan canda karena pernah mengalami skenario nyaris serupa pada tahun 2006 silam, juga di MotoGP Portugal, saat dilewati Toni Elias di trek lurus sebelum garis finish.