Minggu, 07 April 2013

Sebelum Operasi Caesar Harap Perhatikan Ini

Sebelum Operasi Caesar Harap Perhatikan Ini


Sebelum Operasi Caesar Harap Perhatikan Ini - Asal mulanya, operasi caesar hanya dilaksanakan sebagai usaha penanganan buat ibu hamil yang mengalami komplikasi.

Akan tetapi, beberapa tahun terakhir, operasi caesar sudah menjadi trend dan mulai digemari ibu-ibu muda yang secara medis tidak membutuhkan operasi caesar buat proses kelahiran bayi mereka.

Bahkan mereka rela membayar dengan biaya selangit supaya dapat menentukan hari kelahiran bayi mereka melalui operasi caesar. Tahukah Anda bahwa selain mahal, ternyata operasi caesar juga memiliki efek samping jangka panjang bagi si ibu?

Berikut efek samping jangka panjang pasca operasi caesar bagi sang ibu, seperti dilansir Boldsky:

* Bekas Luka
Dari sekian banyak tanda-tanda persalinan pasca operasi caesar, bekas luka sayatan di perut inilah yang paling sulit hilang. Bahkan jika tidak dilakukan perawatan berkala, bekas luka tersebut akan selamanya berada di perut Anda.

* Recovery Lebih Lama
Masa istirahat dan pemulihan pasca operasi caesar juga relatif lama. Ibu yang baru melahirkan secara caesar setidaknya membutuhkan waktu 3 bulan untuk pemulihan. Tentu ini akan menjadi kendala bagi wanita karir.

* Rentan Infeksi
Sebuah penelitian di Inggris menyatakan, setiap tahun sebanyak 15 ribu wanita di Inggris menderita infeksi setelah melahirkan dengan operasi caesar. Dari data tersebut ditemukan bahwa 9,6 persen wanita yang melakukan operasi caesar mengalami infeksi dibandingkan dengan hanya 6,6 persen wanita yang melakukan operasi pengangkatan rahim.

* Nyeri Lebih Lama
Nyeri luka caesar lebih lama daripada persalinan normal. Jika ini yang terjadi, maka Anda tidak akan maksimal saat merawat bayi dan suami Anda.

* Kesempatan buat melahirkan Normal sangat Kecil
Pada umumnya seorang ibu yang pernah melahirkan cesar mempunyai peluang yang lebih kecil melahirkan secara normal di kehamilan berikutnya. Para pakar mempunyai pendapat bahwa bekas operasi yang belum benar-benar pulih dapat menjadi kendala tersendiri pada waktu melahirkan normal.

Jumat, 05 April 2013

SSst Ada Hidup Unik Di Raja Ampat

SSst Ada Hidup Unik Di Raja Ampat

SSst Ada Hidup Unik Di Raja Ampat - Musik seruling tambur mengalun gemanya dikota waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Ribuan orang berkerumun di Pantai WTC (Waisai TerCinta), menyaksikan atraksi seruling tambur yang menandai dibukanya Festival Raja Ampat 2012 lalu.

Perjalanan Kami, bertepatan dengan berlangsungnya festival. Festival tahunan ini juga dimeriahkan karnaval laut, yang diikuti perahu-perahu hias dan atraksi budaya di atas perahu dari setiap distrik.

Selain menikmati kemeriahan festival, kami juga berkunjung ke-dua kampung Teluk Mayalibith, yakni Kampung Lopintol dan Warema. Kamga menemukan kehidupan unik penduduk di kedua kampung ini. 

Warga Lopintol telah dikenal sebagai nelayan malam hari. Mereka bekerja tanpa pancing atau jaring, melainkan dengan teknik 'light fishing'.

Nelayan menggunakan sorot lampu petromaks untuk menarik perhatian ikan-ikan. Cara ini sangat efektif, sekali tangkap mereka bisa menyerok 40 ekor ikan.

Sedangkan penduduk di Kampung Warema memiliki kebiasaan berburu ulat sagu buat dikonsumsi. Kami pun menyusuri sungai dan masuk hutan. Ia mencari ulat sagu yang hidup di batang pohon sagu yang sudah ditebang dan mulai membusuk.

Selain dimasak, warga setempat pada umumnya juga memakan ulat sagu mentah alias masih hidup. Kami mendapat tantangan dari warga untuk makan ulat sagu yang baru diambil dari pohon. Beranikah Kami?

Raja Ampat pula menyimpan jejak sejarah, berupa lukisan kuno dan cap tangan di tebing pulau karang di kawasan Teluk Kabui. Perjalanan diakhiri dengan mendaki ke puncak Kepulauan Wayag, yang mempunyai pemandangan yang elok mempesona bagaikan ‘serpihan surga yang jatuh ke bumi’.