Jumat, 04 November 2011

Jumat Pagi Di Masjid Asmorokondi

asmorokondiJumat pagi itu situs tips wisata murah beserta rombongan ziarah wali songo istirahat dan mandi disekitar masjid asmorokondi ,dari sebelah masjid yang terdapat makam asmorokondi itu terdengar gemuruh suara ribuan orang berdzikir dan bersholawat bersaut sautan. Ada ketentraman yang tak bisa digambarkan mendengar lantunan dzikir yang berirama kadang melengking kadang syahdu . Para peziarah itu sedang mendoakan asmorokondi yang dimakamkan di tempat tersebut. Dengan cara berdzikir,bertasbih mensucikan Asma Alloh dan bersholawat pada Rosululloh SAW. Tradisi ini dilakukan sebagai ucapan rasa terima kasih kepada beliu yang sudah jadi pelantara sebab kita jadi orang islam di pulau jawa khususnya seperti sekarang ini.

Lalu siapakah asmorokondi itu..?

Asmorokondi adalah nama lain dari Maulana Malik Ibrahim, beliu adalah ayahanda dari sunan ampel surabaya, menurut pemandu, Asmorokondi juga disebut disebut juga Sunan Gresik atau Syekh Maghribi atau Makhdum Ibrahim Al-Samarqandi. Karena lidah jawa nama Al-Samarqandi disebut orang sekitar dengan Asmorokondi

Maulana Malik Ibrahim menikah dengan putri raja Campa yang memberinya dua putra, yaitu Raden Rahmat atau Sunan Ampel dan Sayid Ali Murtadha atau Raden Santri. Setelah cukup menjalankan misi dakwah di negeri Campa beliau hijrah ke pulau Jawa dan meninggalkan keluarganya. Setelah dewasa, kedua anaknya mengikuti jejaknya menyebarkan agama Islam di pulau Jawa.

Asmorokondi atau Maulana Malik Ibrahim dilahirkan di Campa yang sekarang jadi nama Kamboja, ayahnya bernama Barakat Zainul Alam, seorang ulama besar dari Maghrib. UIN Malang ( Universitas Islam Negeri Malang) Dalam sebuah artikel yang mengupas tentang sejarah Maulana Malik Ibrahim yang disebut juga dengan nama Syekh Maghribi yang menisbahkan asal keturunan dari Maghrib,menuturkan sebagai berikut:

( Dalam) Babad Tanah Jawi versi J.J. Meinsma menyebutkan, bahwa Maulana Malik Ibrahim adalah anak dari Syekh Jumadil Qubro yang lahir di Samarkand, Asia Tengah, pada paruh awal abad 14 dan meninggal di Gresik, tahun 1419 M/882 H. Maulana Malik Ibrahim adalah bersaudara dengan Maulana Ishaq, ayah dari Raden Paku atau Sunan Giri. Dalam buku The History of Java, Raffles menyebutkan bahwa Mulana Malik Ibrahim adalah keturunan Zainal Abidin, dan sepupu Raja Chermen. Sementara itu pembacaan J.P. Moquette pada prasasti makamnya di desa Gapura Wetan, Gresik menyatakan bahwa beliau berasal dari Kasan, suatu tempat di Iran sekarang. Kalau anda masih tertarik dengan riwayat asmorkondi,silahkan simak langsung di website UIN Malang disana diceritakan secara detail kisah sejarah asmorokondi



Selamat hari jum'at,dan salam wisata keluarga Indonesia
◄ Newer Post Older Post ►