Sabtu, 01 Oktober 2011

Film "Lampion-lampion" Juara Festival Film Kearifan Budaya Lokal

Oleh : Agung Bawantara

Setelah berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi di ajang Festival Film Dokumenter Bali (FFDB) 2011 di Denpasar, bulan Juli lalu, film “Lampion-lampion” karya Dwitra J. Ariana kembali dinobatkan sebagai film terbaik dalam Festival Film Kearifan Budaya Lokal yang diselenggarakan oleh Kementrian Budaya dan Pariwisata RI, menyisihkan 106 film dari berbagai daerah.

Penobatan juara dan penyerahan hadiah diselenggarakan di Gedung Film, Jakarta Timur, Jumat, 30 September 2011. Selain “Lampion-lampion”, film peserta asal Bali lainnya yang berjudul “Baris Cina” juga dinobatkan sebagai juara. Film produksi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Denpasar karya Gde Mantrayasa itu keluar sebagai juara ke-2.

Menyusul sebagai juara ke-tiga dan seterusnya adalah “Wayang Kampung Sebelah” (Surakarta), “Bidadari Turun Bumi” (Andy Prasetyo, Tegal), “Menjejok Smong” (Onny Kresnawan, Onny Kresnawan, Medan) dan”Lengeser Santi” (Bowo Leksono, Purbalingga). Satu film lain yang mendapatkan penghargaan khusus dewan juri adalah film “Pepadu” karya Kepala Bapedda NTB.
◄ Newer Post Older Post ►