Senin, 20 April 2009

Digelar di Denpasar, Pecha Kucha Night

Ini untuk pertama kalinya di Bali, sebuah perhelatan kreativitas yang memberi ruang bagi siapa pun untuk mempresentasikan gagasan kreatifnya. Ajang tersebut bertajuk Pecha Kucha Night. Ajang ini akan menjadi wahana pembelajaran sekaligus palung inspirasi untuk melahirkan gagasan-gagasan baru yang cemerlang.
Acara ini akan diselenggarakan pada acara peluncuran Bali Creative Entrepreneur Forum yang akan diselenggarakan di Museum Bali Denpasar, Sabtu 25 April 2009. Apa sih Pecha Kucha Night itu?

Pecha Kucha Night adalah sebuah bentuk presentasi dimana siapapun dari profesi dan bidang keahlian yang berbeda dapat menyampaikan gagasan kreatif atau proyek kreatifnya dengan suasana yang casual, menghibur dan menyenangkan. Pecha Kucha Night adalah sebuah acara non komersil yang sangat independen.

Acara Pecha Kucha Night pertama kali dibuat oleh Astrid Klein dan Mark Dytham, keduanya adalah co-founder Klein-Dytham Architecture (KDa), sebuah biro arsitek di Tokyo yang percaya bahwa kreatifitas akan berkembang jika kita saling belajar dan bertukar ide kreatif. Dalam Pecha Kucha Night difokuskan bagaimana orang-orang berlatar kreatif diberi ruang untuk bertemu, menyampaikan gagasan kreatifnya di depan publik dan belajar dari pemikiran dan gagasan orang lain.

Pecha Kucha Night diperkenalkan enam tahun yang lalu dalam suasana yang sederhana namun penuh keakraban yang membuat seluruh peserta dan pemirsanya sangat menikmati. Kini, Pecha Kucha Night telah tersebar secara cepat di 182 kota di seluruh dunia termasuk Helsinki, Rotterdam dan Groningen di Belanda; Bogotá, New York, San Francisco, dan Los Angeles di USA; Beijing dan Shanghai di China; Sydney dan Hobart di Australia; Lagos,Berlin, Belfast, Manchester dan Newcastle, Santiago, Costa Rica, Glasgow, Scotland; New Delhi dan Bangalore di India; Buenos Aires, Stockholm, Vienna, Bern, Bangkok, Bandung, Jakarta dan kini Bali

Sejauh ini, acara kota yang paling kerap menyelenggarakan acara Pecha Kucha adalah Tokyo. Kota tersebut telah menyelenggarakan Pecha Kucha lebih dari 61 kali. Jika dihitung dari sejak awal diselenggarakannya, Pecha Kucha di kota tersebut terselenggara hampir setiap bulan. Namun demikian, Pecha Kucha yang tercatat paling menghebohkan adalah saat Cannes Lion Advertising Festival dimana lebih dari 10 top executive advertising ternama dunia mempresentasikan gagasannya kepada pemirsa.

So,siapa saja yang boleh ikutan acara Pecha Kucha Night?

Kalau kamu mau mempresentasi gagasan kreatifmu di ajang tersebut, kamu boleh ikut. Tak peduli apakah kamu seorang amatir, pelajar, professional arsitek, interior designer, graphic designer, fotografer, perupa, musisi, illustrator, jurnalis, penulis, fashion designer, penari, artis, atau film maker. Pokoknya, siapa pun yang bergerak dan peduli dengan industri kreatif boleh ikut.

Syaratnya, persiapkan presentasi kamu dalam 20 frame presentasi di Power Point atau Keynote. Kemas dan sajikan dengan semenarik mungkin dengan dilengkapi gambar, ilustrasi, foto dan layout. Presentasi ini tidak boleh bernuansa politik, suku, ras dan agama. Jika sudah silakan mengirimkan copynya ke info@balicreativecommunity.org atau serahkan langsung ke Suicide Glam Renon, Jalan Cok Agung Tresna, Renon (Depan TVRI Bali) dengan ditujukan kepada Rudolf Dethu, selambatnya tanggal 24 April pukul 20.00 wita dengan mencantumkan nama, profesi dan email serta HP yang bisa dihubungi.

Pada saat presentasi kamu diberi kesempatan mempresantasikan 20 frame gagasan kamu namun setiap frame secara otomatis akan berganti selama 20 detik sehingga waktu total presentasi hanya 6 menit dan 40 detik. Ini adalah aturan internasional yang telah dibakukan oleh Pecha Kucha Night. Jangan khawatir, kalaupun waktunya setiap frame hanya 20 detik, bsa kok membawakannya tetap dengan casual.(ae/jjb)
◄ Newer Post Older Post ►